Dukcapil Catat 764 Warga Indonesia Bernama ‘Indonesia’, Ribuan Lainnya Bernama Merdeka dan Garuda

JAKARTA, Opsi.id  – Fakta unik terungkap dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mencatat ada 764 penduduk Indonesia yang memiliki nama “Indonesia”.

Data tersebut disampaikan Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi saat merilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026.

“Ada 764 penduduk kita yang namanya Indonesia,” ujar Teguh dalam Rakornas Dukcapil 2026.

Tak hanya itu, Dukcapil juga mencatat terdapat 3.642 penduduk yang memiliki nama Merdeka, serta 1.534 penduduk bernama Garuda.

Menurut Teguh, nama bukan sekadar identitas, tetapi juga mencerminkan harapan dan doa yang diberikan orang tua kepada anak-anak mereka.

“Nama adalah suatu harapan, suatu doa,” katanya.

Nama Populer Tiap Generasi

Dalam kesempatan tersebut, Dukcapil juga memaparkan nama-nama yang paling banyak digunakan oleh masyarakat berdasarkan kelompok generasi.

Pada Generasi Alpha (lahir 2013–2024), nama Muhamad Al Fatih menjadi yang paling populer untuk laki-laki dengan 29.351 orang, disusul Muhamad Rafa Azka P sebanyak 11.468 orang.

Untuk perempuan Generasi Alpha, nama Siti Aisyah digunakan oleh 15.441 penduduk, sementara Aisyah Ayudia I dipakai oleh 14.143 orang.

Sementara itu, pada Generasi Z (lahir 1997–2012), nama Ardiansyah menjadi yang terbanyak untuk laki-laki dengan 18.221 orang, diikuti Aldi sebanyak 17.996 orang.

Untuk perempuan Generasi Z, Sri Wahyuni menempati urutan pertama dengan 26.541 orang, disusul Siti Aisyah sebanyak 25.046 orang.

Nama Tradisional Mulai Berkurang

Pada kelompok Generasi Milenial, nama Herman (44.421 orang) dan Sutrisno (42.300 orang) menjadi nama laki-laki yang paling banyak digunakan.

Sedangkan nama perempuan didominasi Nurhayati (89.799 orang) dan Sri Wahyuni (80.567 orang).

Untuk Generasi X, nama Sutrisno (65.737 orang) dan Mulyadi (52.325 orang) menjadi yang terbanyak untuk laki-laki.

Sementara Nurhayati (105.618 orang) dan Sulastri (85.550 orang) mendominasi nama perempuan.

Adapun pada Generasi Baby Boomer, nama Slamet (38.262 orang), Sutrisno (28.311 orang), Aminah (37.153 orang), dan Nurhayati (36.900 orang) menjadi nama yang paling banyak digunakan.

Teguh menilai tren penamaan masyarakat terus berubah. Nama-nama tradisional yang dahulu sangat populer kini mulai jarang digunakan oleh generasi muda.

“Nama-nama lokal itu sudah mulai tergantikan. Sekarang mungkin untuk anak-anak yang usia lima tahun atau 10 tahun di Pulau Jawa, sulit mencari yang namanya Joko, atau yang namanya Sutrisno, atau Slamet,” ujarnya. []

Baca juga: China Bangun Stasiun Kereta Terbesar di Dunia dalam 38 Bulan, Luasnya Setara 170 Lapangan Sepak Bola

Baca juga: Festival Penis Baja di Jepang, Tradisi Kesuburan yang Mendunia

Baca juga: Heboh! Air Rendaman Kaki Cosplayer Laris Manis di China

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Prabowo Perintahkan Bahlil Atasi Pemadaman Listrik, Harga BBM Subsidi Tetap Tak Naik

JAKARTA, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Energi...

Lansia di Deli Serdang Tewas Dibunuh, Oknum Polisi Ditangkap Polisi

Penulis: Rahmat Hidayat DELI SERDANG, Opsi.id  – Misteri kematian seorang...

Sampan Bocor Saat Memancing, Alif Ditemukan Tak Bernyawa Sejauh 1 Kilometer dari Lokasi Tenggelam

DELI SERDANG, Opsi.id  – Harapan keluarga untuk menemukan Alif...

IPW Kembali Adukan Oknum Kombes Pol ke Propam, Soroti Dugaan Pembelian Tanah Bermasalah

JAKARTA, Opsi.id  – Tim Bantuan Hukum Indonesia Police Watch...

Isu Pergantian Kapolri Mengemuka, Ini Deretan Jenderal Bintang Tiga yang Disebut Berpeluang

JAKARTA, Opsi.id  – Isu pergantian Kapolri kembali menjadi perhatian...

Polres Maros Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ojol di Tanralili

Maros, OPSI.ID - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros...

‎Pelajar Mappi Berbondong-bondong Kuliah di ITPLN Jelang Penutupan PMB

‎Jakarta - Sejumlah pelajar asal Kabupaten Mappi, Papua Selatan,...

Berita Terbaru

Popular Categories