Jupiter NasDem Minta Pemprov DKI Audit Kendaraan DLH terkait Kecelakaan Maut di Kramat Jati

Jakarta – Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter menyoroti insiden kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin, 17 Agustus 2026.

Sebagai informasi, pelajar berinisial HH tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh akibat diduga tergelincir di jalan yang licin, sebelum korban terlindas truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta di area Pasar Induk Kramat Jati.

“Pertama, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ini adalah tragedi yang sangat memprihatinkan, terlebih korbannya seorang pelajar yang sedang menuju sekolah,” kata Jupiter dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurut Jupiter, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus melakukan evaluasi menyeluruh atas kejadian ini, jangan sampai ada nyawa melayang lagi.

“Jangan hanya melihat kecelakaan ini dari sisi pengemudi atau kendaraan saja, tetapi harus dilihat seluruh sistem keselamatannya,” ucapnya.

Jupiter mendorong Pemprov DKI untuk melakukan audit keselamatan, termasuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan operasional DLH, harus memenuhi standar kelayakan kendaraan.

“Pemeriksaan rutin, kondisi rem dan ban, kelengkapan keselamatan, kompetensi pengemudi, hingga kepatuhan terhadap SOP ketika beroperasi di jalan umum,” ucapnya.

“Saya sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi DKI Jakarta akan mendorong agar Pemprov DKI melakukan audit keselamatan terhadap kendaraan-kendaraan operasional tersebut. Prinsipnya sederhana, kendaraan milik pemerintah yang beraktivitas di jalan umum harus memberikan jaminan keselamatan sebesar-besarnya kepada masyarakat,” ujar Jupiter lagi.

Menurut dia, Pasar Induk Kramat Jati merupakan kawasan dengan aktivitas yang sangat tinggi. Apalagi kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, ketika aktivitas masyarakat dan pelajar mulai meningkat.

Karena itu, ujar dia, aspek waktu operasional, rute, kecepatan kendaraan, pengawasan, serta kondisi jalan harus dikaji secara menyeluruh.

“Saya kira ini justru harus menjadi bagian dari evaluasi. Kita perlu melihat apakah rute dan jam operasional kendaraan berat milik Pemprov sudah memperhitungkan kondisi lalu lintas dan kepadatan masyarakat,” tutur anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu.

Meski demikian, Jupiter meminta agar publik jangan terburu-buru menyimpulkan penyebab tunggal kecelakaan. Sebab, pihak kepolisian sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan.

“Informasi mengenai jalan licin memang menjadi salah satu faktor yang disampaikan pemerintah, tetapi seluruh rangkaian penyebab kecelakaan harus diperiksa secara objektif. Kalau ditemukan ada kelemahan SOP atau pengawasan, tentu harus segera diperbaiki dan jangan sampai kejadian serupa terulang,” ujarnya.

Jupiter menekankan, perlu pengaturan khusus kendaraan berat di kawasan Pasar Induk Kramat Jati buntut dari insiden ini.

Sebab, Pasar Induk Kramat Jati merupakan kawasan dengan aktivitas kendaraan, pedagang, pekerja, masyarakat, dan pelajar yang sangat tinggi. Karena itu, pengaturan lalu lintasnya tidak bisa disamakan dengan ruas jalan biasa.

“Saya mendorong adanya rekayasa lalu lintas yang lebih jelas, terutama terkait kendaraan berat, jam operasional angkutan, titik keluar-masuk kendaraan, serta pengawasan pada jam-jam padat,” tuturnya.

Selain itu, ia menilai persoalan jalan licin juga harus diselesaikan dari sumbernya.

“Kalau memang terdapat aktivitas perdagangan yang menyebabkan air atau limbah mengalir ke badan jalan, maka harus ada penataan dan pengawasan yang tegas. Jangan sampai badan jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan,” ucap Jupiter.

Ia pun meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Satpol PP, pengelola pasar, Dinas Lingkungan Hidup DKI, dan stakeholders terkait harus bekerja bersama mengedepankan tindakan preventif, jangan ada ego sektoral.

“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Pesan utama saya adalah keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan tunggu ada korban berikutnya baru kita berbenah,” kata Jupiter.

“Kita tidak ingin setelah terjadi korban baru dilakukan penertiban. Pemerintah harus hadir sebelum kecelakaan terjadi, dengan melakukan pencegahan, pengawasan, dan penataan,” ucapnya menambahkan.

Jupiter menegaskan, kecelakaan yang menewaskan pelajar berinisial HH harus menjadi momentum untuk membenahi sistem keselamatan kendaraan operasional Pemprov DKI, sekaligus menata kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

“Jangan sampai ada korban berikutnya baru kita kembali melakukan evaluasi.Saya berharap proses pemeriksaan kepolisian berjalan objektif dan transparan. Apa pun hasilnya nanti, yang paling penting adalah ada perbaikan nyata dari Pemprov DKI Jakarta agar keselamatan pengguna jalan benar-benar menjadi prioritas,” kata Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kodam Hasanuddin Salurkan 2.212 Paket Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Makassar, OPSI.ID - Kodam XIV/Hasanuddin mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi...

DPRD Gowa Buka Jalan Pemakzulan Bupati Husniah Talenrang

Gowa, OPSI.ID - DPRD Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, membuka...

Komunitas Vespa Peringati HUT RI dengan Menggelar Kirab Merah Putih, Wagub Erwan Apresiasi

Bandung - Komunitas Vespa Antique Club (VAC) Indonesia memeriahkan...

Under The Big Bright Yellow Sun Rilis Album Keempat VIRADA

Jakarta - Setelah delapan tahun sejak merilis album terakhir...

Rony Parulian Rilis Februari, Lagu Romantis yang Jadi Simbol Perayaan Cinta

Jakarta - Setelah membuka babak baru menuju album keduanya...

‎PAM JAYA Rayakan HUT ke-81 RI, Dukung Penyerahan Ambulans untuk Masyarakat Suku Baduy

‎Jakarta – Semangat kemerdekaan turut dirasakan keluarga besar PT...

Berita Terbaru

Popular Categories