Kapolda Sumsel Perintahkan Verifikasi 31 Titik Panas untuk Cegah Karhutla Meluas

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menemukan 31 titik panas atau hotspot yang tersebar di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho meminta jajarannya segera melakukan verifikasi terhadap temuan tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas.

“Langkah konkret apabila ada titik api itu yang perlu kita jadikan tolok ukur. Tim yang sudah dibentuk harus segera merespons dan menindaklanjuti,” ujar Sandi, Jumat, 21 Agustus 2026.

Hotspot Harus Segera Diverifikasi

Sandi meminta informasi titik panas dari sistem pemantauan, seperti SiPongi dan Lancang Kuning, segera diteruskan ke command center masing-masing Polres.

Selanjutnya, tim dan satuan tugas yang telah dibentuk harus bergerak melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Menurutnya, seluruh jajaran Polres perlu meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman Karhutla.

Selain itu, upaya pencegahan, mitigasi, dan penanganan kebakaran harus terus diperkuat.

Pencegahan Jadi Kunci Utama

Sandi menegaskan penanganan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman saat kebakaran terjadi.

Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sejak awal melalui sosialisasi, edukasi, mitigasi, hingga kesiapan menghadapi kondisi darurat.

“Memang titik api tidak bisa kita tolak, tetapi bisa kita cegah dan kita mitigasi. Upaya-upaya yang dilaksanakan selama ini sudah berjalan cukup bagus, tinggal dijaga dan ditingkatkan pelaksanaannya,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga kesiapan agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi bencana besar.

Cek Ketersediaan Sumber Air

Selain memantau titik panas, Kapolda juga meminta jajarannya mengecek kesiapan sarana pemadaman.

Beberapa fasilitas yang harus dipastikan kondisinya yakni embung, sekat kanal, sumber air, serta sumur bor.

Langkah tersebut penting karena sejumlah wilayah mulai mengalami kekeringan.

Kondisi itu ditandai dengan menurunnya permukaan Sungai Musi hingga sekitar dua meter. Selain itu, sejumlah daerah juga tidak mengalami hujan selama hampir satu bulan.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Setiap informasi hotspot harus segera diverifikasi dan ditindaklanjuti di lapangan,” kata Sandi.

Ia menambahkan, kerja sama seluruh unsur menjadi faktor penting dalam menekan risiko Karhutla.

Dengan koordinasi yang kuat, dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan diharapkan dapat diminimalkan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Hasan Nasbi Bicara Reshuffle Kabinet Prabowo: Menteri Tak Perlu Takut Dibully, Kinerja Jadi Ukuran

JAKARTA, Opsi.id  — Isu reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo...

Ancaman Karhutla Meluas, BMKG Deteksi 1.104 Titik Panas di Sembilan Provinsi Sumatra

Jakarta — Aktivitas titik panas atau hotspot di Pulau...

Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla, BNPB Laporkan 198 Hotspot Kepercayaan Tinggi di Kalbar

Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi 198...

Gempa M7,7 Flores: 30 Orang Meninggal, 643 Warga Luka dan 31 Ribu Mengungsi

Manggarai Timur — Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara...

Luhut Bertemu Wang Yi, Ada Rencana Besar RI-Tiongkok: Bukan Cuma Kereta Cepat

JAKARTA, Opsi.id — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut...

Prabowo Cek Langsung Karhutla Kalimantan, 198 Titik Api Terdeteksi di Kalbar

PONTIANAK, Opsi.id  — Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke...

Aksi Hijau di Nippon Day 2026: Delegasi ITB Nobel Acungi Jempol Kebersihan Arena

Makassar, Opsi.ID -- Sejumlah delegasi dari Institut Teknologi dan...

Yonif TP 905 dan Nommensen Kaji Potensi Garam Rakyat untuk Ketahanan Pangan

Tapanuli Tengah, Opsi.id  — Upaya memperkuat ketahanan pangan melalui...

Berita Terbaru

Popular Categories