‎Lulus Kuliah Tak Perlu Cari Lowongan, 147 Mahasiswa ITPLN Kontrak Ikatan Kerja

Jakarta – PT PLN (Persero) resmi mengikat 147 mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) melalui program Ikatan Kerja 2026. Program ini memberikan jalur yang lebih jelas bagi mahasiswa terpilih untuk bergabung dengan PLN setelah menyelesaikan pendidikan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, termasuk standar akademik dan kesehatan.

‎Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto mengatakan program Ikatan Kerja membuat mahasiswa tidak perlu menjalani proses pencarian kerja seperti lulusan perguruan tinggi pada umumnya. Menurut dia, setelah lulus dan memenuhi ketentuan, peserta dapat langsung memasuki dunia kerja PLN.

‎“Tidak perlu pulang kampung mencari lowongan kerja, menunggu panggilan, mengirim lamaran. Adik-adik langsung duduk, langsung dididik dan langsung bisa mengabdi kepada Republik ini,” ujar Didi dalam keterangannya, dikutip Jumat, 4 September 2026.

‎Didi juga menyoroti keuntungan finansial yang menanti peserta setelah menyelesaikan pendidikan. Ia mengatakan lulusan program Ikatan Kerja akan memperoleh gaji ketika mulai bekerja di PLN. Bahkan, ia menggambarkan momen ketika orang tua menerima penghasilan pertama anak sebagai salah satu manfaat utama program tersebut.

‎“Ini gaji pertama saya, Pak. Tolong terima dan mohon doakan saya untuk sukses bekerja di PLN,” ucapnya berseloroh.

‎Menurutnya, kepastian jalur tersebut menjadi salah satu pembeda program Ikatan Kerja ITPLN. Mahasiswa tetap harus menyelesaikan pendidikan selama empat tahun dengan nilai dan kondisi kesehatan sesuai ketentuan sebelum dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Karena itu, kontrak yang ditandatangani bukan berarti peserta otomatis selesai dengan seluruh kewajiban.

‎”Tidak mudah masuk ikatan kerja ITPLN. Jika UMPTN atau SMBPTN atau apa namanya itu, satu kali tes, ya sudah. Kalau  ITPLN ini, sudahlah disuruh ini itu, seleksi berlapis-lapis, kayak masuk akademi militer. Betul kan? Tersaringlah 150 insan terbaik ini. Selamat ya. Buat orang tua, kami titip. Ini adalah awal, jangan dianggap ini finish. Jadi harus dikawal,” ungkapnya.

‎Dia menegaskan, PLN membutuhkan generasi muda yang siap ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, peserta Ikatan Kerja harus memiliki ketangguhan dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kondisi kerja yang berbeda dengan lingkungan kampus.

‎“Kita enggak mau yang banyak alasan, kita mau yang banyak solusi,” tegasnya.

‎Executive Vice President (EVP) Human Talent Development (HTD) PT PLN (Persero) Suparyanto mengatakan program tersebut dirancang untuk menyiapkan calon talenta PLN sejak mereka mulai kuliah. Selain kebutuhan kompetensi, PLN menilai karakter, integritas, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia.

‎Suparyanto menegaskan mahasiswa Ikatan Kerja tidak cukup hanya mengejar IPK. Mereka dituntut menjadi talenta yang siap menghadapi perubahan sektor energi dan kebutuhan perusahaan.

‎“Tidak cukup hanya penyelenggaraan kultural akademis, bukan hanya karena IPK, tetapi juga karena IPK yang memiliki kekuasaan yang kuat untuk selalu menghadapi kekuasaan, memiliki kemampuan untuk berjalan-jalan, memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan,” katanya.

‎Program Ikatan Kerja ITPLN telah berjalan sejak 2023. Pada tahun pertama terdapat 147 peserta, kemudian 135 peserta pada 2024, 108 peserta pada 2025, dan kembali 147 mahasiswa pada 2026. Peserta dipilih melalui proses seleksi berlapis yang mencakup kemampuan akademik, psikotes, kesehatan, hingga wawancara.

‎Rektor ITPLN Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaring talenta terbaik dari berbagai daerah untuk disiapkan menjadi sumber daya manusia sektor energi. Ia berharap program itu mampu memperkuat posisi ITPLN sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga calon profesional yang relevan dengan kebutuhan PLN.

‎”Dari 4.354 peserta yang mengikuti proses seleksi, dilakukan penyaringan akademik dan psikotes hingga tersisa 1.537 peserta. Kemudian melalui tahapan kesehatan menjadi 689 peserta, dan setelah proses wawancara tersaring menjadi 258 peserta. Pada akhirnya, 147 talenta terpilih untuk menjadi bagian dari program Ikatan Kerja ini,” tuturnya.

‎Iwa menekankan peserta tetap harus menjaga prestasi dan kesehatan selama menjalani pendidikan. Menurut dia, status Ikatan Kerja harus dipandang sebagai awal perjalanan, bukan akhir perjuangan. Mahasiswa harus membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan PLN dapat dijawab melalui kompetensi, disiplin, dan karakter.

‎Bagi mahasiswa, program ini sekaligus menawarkan kepastian jalur karier yang lebih terarah dan peluang memperoleh penghasilan setelah menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan. Acara penandatanganan tersebut dihadiri Ketua YPK PLN Supriyadi dan jajaran, Wakil Rektor II ITPLN Heryawan, Wakil Rektor III ITPLN Purnomo, Wakil Rektor IV ITPLN Ahsin Sidqi, sivitas akademika ITPLN, serta orang tua mahasiswa Ikatan Kerja dari berbagai daerah. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara pendidikan di ITPLN dan kebutuhan talenta PLN sekaligus menyiapkan generasi baru yang siap bekerja dan mengabdi di sektor energi nasional. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Ban Pecah Saat Mendarat, 156 Penumpang Garuda Indonesia di Bandara Sultan Hasanuddin Selamat

Makassar, OPSI.ID - Pesawat Garuda Indonesia GA-604 rute Jakarta–Makassar...

Polrestabes Makassar Intensifkan Latihan Dalmas, Kesiapan Personel Diasah Hadapi Eskalasi Massa

Makassar, OPSI.ID - Personel Satuan Samapta Polrestabes Makassar mengikuti...

Konser 30 Tahun Ungu Hadirkan Kolaborasi Spesial Bersama Rossa

Jakarta – TipTip bersama Trinity Entertainment Network secara resmi...

Lafa Pratomo Rilis Single Bukan Kendalimu, Kolaborasi Hursa dan Nadhif Basalamah

Jakarta - Produser musik Lafa Pratomo kembali memperlihatkan konsistensi...

Feel Koplo Rilis Maxi Single .dom dalam Format Audio Visual

Jakarta - Trio dangdut elektronik Feel Koplo resmi merilis...

Urus Paspor Makin Mudah, Imigrasi Cirebon Hadirkan Layanan PASPORIA di Ruang Publik

Cirebon – Masyarakat yang ingin mengurus paspor kini memiliki akses...

Unhas Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Xanana Gusmao, Ini Alasannya

Makassar, OPSI.ID - Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menganugerahkan gelar Doctor...

Nova Arianto Bidik Laos, Garuda Muda Benahi Finishing Usai Ditahan Malaysia

Vientiane, Opsi.id  – Hasil imbang tanpa gol kontra Malaysia...

Berita Terbaru

Popular Categories