Jakarta – Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana meraih penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026 dari The Iconomics Media di Auditorium Margono Djojohadikoesoemo, Kementerian Koperasi RI, Jakarta Selatan.
”Bank Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, tata kelola perusahaan yang baik, serta strategi bisnis yang berkelanjutan guna mendukung transformasi dan meningkatkan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri perbankan,” kata Basaria Martha Juliana dalam keterangannya pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Basaria Martha Juliana lebih lanjut menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Bank Jakarta dalam memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, penerapan tata kelola yang baik, serta penyelarasan strategi keuangan dengan arah bisnis perusahaan.
Menurutnya, fungsi keuangan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan perusahaan, mengelola risiko, dan memastikan keberlanjutan kinerja di tengah dinamika industri perbankan.
”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang sehat, transparan, dan akuntabel,” kata Martha.
“Bagi Bank Jakarta, strategi keuangan tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi perusahaan, memperkuat daya saing, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar dia lagi.
Dalam kegiatan yang didukung Axia Research dalam rangkaian kegiatan Financial & Regional Economic Forum bertema ‘Mengkatalisasi Ekonomi Daerah: Pembiayaan, Investasi, dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan’ tersebut, Bank Jakarta juga memperoleh penghargaan 8th Indonesia Best Financial Awards 2026 sebagai Best Brand Popularity kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) atas keberhasilan Bank Jakarta dalam membangun citra dan reputasi merek yang kuat, kredibel, dan tepercaya di tengah masyarakat.
Pencapaian ini, ujar Martha, mencerminkan komitmen Bank Jakarta dalam menghadirkan layanan keuangan yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan nasabah.
”Sekaligus memperkuat positioning sebagai bank daerah yang modern dan berdaya saing global,” tuturnya.
Melalui strategi branding yang konsisten, berkarakter, dan berorientasi pada kepercayaan serta kedekatan dengan nasabah, Bank Jakarta terus mengukuhkan identitasnya dalam merepresentasikan merek yang tidak hanya dikenal luas, tetapi juga dipercaya, dan menjadi pilihan masyarakat.
Dalam proses penilaiannya, The Iconomics Media bersama Axia Research menggunakan pendekatan berbasis media monitoring untuk menelusuri rekam jejak pemberitaan CFO dan perusahaan terkait selama 2025 hingga kuartal II 2026.
Di sisi lain, penilaian juga mencakup kinerja keuangan melalui indikator arus kas dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan.
Martha menegaskan, Bank Jakarta terus memperkuat pengelolaan keuangan dan strategi perusahaan sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi bisnis, memperkuat fondasi pertumbuhan, serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Jakarta.
Melalui penguatan tata kelola, pengelolaan risiko, dan strategi bisnis yang terarah, Bank Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Penghargaan ini diharapkan menjadi dorongan bagi Bank Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan, memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, serta mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global melalui layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Senada dengan itu, Martha menyampaikan bahwa penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026 dan 8th Indonesia Best Finacial Awards 2026 sebagai Best Brand Popularity untuk kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) menjadi apresiasi sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan keuangan dan memperkuat peran strategis fungsi keuangan dalam mendukung pertumbuhan perusahaan.
”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan keuangan, memperkuat kualitas perencanaan, serta memastikan strategi keuangan selaras dengan arah transformasi perusahaan. Ke depan, Bank Jakarta akan terus memperkuat fondasi keuangan yang sehat, meningkatkan efektivitas strategi bisnis, serta mengoptimalkan pengelolaan risiko guna mendukung pertumbuhan perusahaan yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tutur Martha. []

