Cirebon – Sebanyak 979 personel Polresta Cirebon disiagakan di 166 titik untuk mengatur arus lalu lintas pada jam sibuk pagi dan sore hari. Pelaksanaan kegiatan tersebut dipantau langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, Senin (26/10/2026).
Pemantauan di lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh anggota menjalankan tugas sesuai penempatan, terutama di lokasi dengan aktivitas kendaraan yang tinggi. Kehadiran petugas diharapkan mampu membantu masyarakat beraktivitas sekaligus mengantisipasi kepadatan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan.
Ratusan personel tersebut ditempatkan di berbagai lokasi strategis, mulai dari persimpangan jalan, lampu lalu lintas, kawasan sekolah, perkantoran, pasar tradisional, area pabrik, hingga titik putaran balik kendaraan atau U-turn.
Pengaturan lalu lintas dilaksanakan pada pagi dan sore hari, ketika mobilitas masyarakat meningkat. Petugas bertugas membantu mengurai kepadatan kendaraan, mengantisipasi potensi kecelakaan, serta memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, pengaturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang harus dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Pengaturan lalu lintas ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk membantu masyarakat agar dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain memastikan kelancaran arus kendaraan, Imara mengingatkan masyarakat agar turut berperan menjaga ketertiban di jalan raya. Menurutnya, upaya mengurangi kemacetan dan mencegah kecelakaan tidak bisa hanya mengandalkan petugas, tetapi juga memerlukan kedisiplinan setiap pengguna jalan.
Ia meminta pengendara mematuhi rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara sepeda motor diingatkan untuk menggunakan helm berstandar, sedangkan pengemudi mobil wajib mengenakan sabuk keselamatan.
“Jangan terburu-buru di jalan dan jangan memaksakan diri saat berkendara. Patuhi rambu lalu lintas, gunakan helm berstandar bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, hindari penggunaan telepon seluler saat mengemudi, dan jangan melawan arus. Ingat, ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” tegasnya.
Imara juga mengimbau pengguna jalan untuk saling menghormati, menjaga jarak aman, serta memberikan prioritas kepada kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku. Pengendara diminta mengurangi kecepatan ketika hujan karena permukaan jalan berpotensi licin dan jarak pandang dapat terganggu.
Pengawasan kegiatan tidak hanya dilakukan oleh Kapolresta. Para pejabat utama, kapolsek, serta perwira jajaran Polresta Cirebon turut memantau pelaksanaan tugas personel di wilayah masing-masing agar pengaturan berjalan sesuai kebutuhan kondisi lalu lintas.
Kegiatan pengaturan lalu lintas ini dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Jumat pada pagi dan sore hari. Penempatan personel disesuaikan dengan titik-titik yang membutuhkan pelayanan kepolisian, terutama saat aktivitas masyarakat mengalami peningkatan.


