Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Jakarta — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah pejabat tinggi negara terus memantik reaksi keras dari kalangan penegak hukum dan praktisi.

Skandal yang menggemparkan publik ini dinilai bukan sekadar pelanggaran hukum prosedural biasa, melainkan cerminan dari persoalan fundamental yang lebih dalam di tubuh pemerintahan.

Praktisi dan pengamat hukum M. Herdiyan Saksono, S.H., M.M., menilai bahwa insiden penyadapan ini merupakan indikator krisis moral dan etika yang kronis di kalangan penyelenggara negara.

“Soal penyadapan itu adalah puncak dari gunung es rusaknya etika berdemokrasi dan merajalelanya korupsi di setiap sanubari para penyelenggara negara,” ujar Herdiyan dalam keterangannya, Kamis, 5 November 2026.

Dia menekankan, peristiwa tersebut adalah wujud nyata dari kemunduran tata kelola bernegara, bahwa pelanggaran privasi dan penyalahgunaan wewenang ini mengancam sendi-sendi kelembagaan negara.

Seperti kita ketahui bersama, skandal penyadapan yang disebut-sebut melibatkan manipulasi sistem Lawful Interception Management System (LIMS) tanpa prosedur sah ini mencuat di tengah upaya pemerintah membersihkan institusi dari praktik-praktik culas.

Herdiyan menegaskan, penanganan kasus ini tidak boleh berhenti sekadar pada penegakan hukum seremonial, melainkan harus menjadi momentum pembersihan total.

“Yang wajib dibasmi dan dikembalikan ke khitahnya yaitu kejujuran dalam melayani rakyat menuju Indonesia sejahtera, bebas dari korupsi dan kebodohan,” pungkas Herdiyan.

Kasus ini kini masih terus dikembangkan oleh penyidik Bareskrim Polri di bawah arahan ketat guna memastikan objektivitas dan transparansi pengusutan demi menjaga marwah penegakan hukum di tanah air. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

ASUS Perkuat Layanan Purnajual dan Garansi, Hadirkan Teknologi AI Terbaru di Makassar

Makassar, OPSI.ID - ASUS menggelar acara bertajuk “ASUS No.1...

Sentil Roy Suryo di Persidangan, Jokowi: Peneliti Tidak Seperti Ini Etikanya

JAKARTA — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyinggung...

Jaksa Cecar Jokowi soal Kumis dan Kacamata di Foto Ijazah UGM, Ini Jawabannya

JAKARTA — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan...

Roy Suryo Mendekat Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Ruang Sidang

JAKARTA — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan...

BlueScope Salurkan Donasi untuk Komunitas Kanker di Pinktober FunWalk 2026

Jakarta – Peringatan Bulan Kesadaran Kanker Payudara (Pinktober) boleh...

Jenaka Mahila Kembali Sapa Penggemar Lewat Single Memendam Suka

Jakarta - Industri musik pop Indonesia kembali kedatangan karya...

Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan serta Kebanjiran Pembukaan Rekening Galang Dana Rp5 Miliar di FinFest

Jakarta - Jakarta Financial Festival (FinFest) 2026 sukses diselenggarakan...

Terus Bermusik dan Berevolusi, Pee Wee Gaskins Luncurkan Single Kami Kembali

Jakarta - Perjalanan panjang di kancah musik independen tanah...

Berita Terbaru

Popular Categories