Jakarta – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menyampaikan permohonan maaf atas insiden masuk ke jalur khusus Transjakarta yang berujung cekcok dengan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di kawasan Pesing, Jakarta Barat, pada Jumat 3 Juli 2026.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) yang akrab disapa Bang Kent itu mengakui telah melakukan kesalahan dengan memasuki jalur busway.
Ia menegaskan, peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga agar ke depan lebih disiplin dalam menaati aturan lalu lintas.
”Secara pribadi saya meminta maaf dan mengakui melakukan kesalahan karena telah masuk ke jalur busway. Ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi saya agar ke depan bisa bersikap dan bertindak lebih baik, serta menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” kata Kenneth saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.
Ia pun menjelaskan, persoalan dengan anggota kepolisian telah diselesaikan secara kekeluargaan. Sebagai bentuk perdamaian, ia bahkan sempat menunjukkan foto saat berpelukan dengan anggota Satlantas yang terlibat dalam insiden tersebut.
Selain menyelesaikan persoalan dengan pihak kepolisian, Kent juga telah menjalani pemeriksaan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta yang dipimpin Yudha Permana. Hasilnya, BK menjatuhkan sanksi berupa teguran keras kepada Kenneth.
”Ya, saya dipanggil oleh BK. Hasilnya, saya mendapatkan sanksi berupa teguran keras,” ujarnya.
Kent pun mempersilakan awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada Ketua BK DPRD DKI Jakarta atas persoalan tersebut.
”Untuk keputusan atau bentuk sanksi secara lengkap, nanti bisa ditanyakan langsung kepada pimpinan BK, karena saya tidak berhak menjelaskan lebih lanjut. Intinya, saya menerima sanksi tersebut,” katanya.
Kent berharap polemik terkait insiden tersebut tidak lagi diperpanjang. Menurutnya, persoalan telah selesai setelah dirinya menyampaikan permintaan maaf dan kedua belah pihak sepakat berdamai.
”Memang sempat terjadi perdebatan dan polemik terkait peristiwa tersebut. Namun, saya rasa persoalan itu sudah selesai karena saya sudah menyampaikan permintaan maaf dan kedua belah pihak juga sudah berdamai,” tuturnya.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang, baik pada dirinya maupun pengguna jalan lainnya. Kent juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
”Harapan saya, ini menjadi pelajaran yang berharga agar saya tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari. Saya juga tidak ingin kejadian seperti ini dialami oleh teman-teman yang lain. Intinya, saya mengakui kesalahan saya dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki diri,” kata Hardiyanto Kenneth. []


