Jakarta – Musisi Ardhito Pramono kembali menambah deretan karyanya dengan merilis single terbaru berjudul “Permainanmu”. Lagu ciptaan Rian Ekky Pradipta ini mengangkat kisah tentang hubungan yang penuh permainan emosi, ketidakpastian, hingga harapan yang tak pernah terbalaskan.
Fenomena situationship, mixed signals, dan one-sided love yang banyak dialami generasi muda menjadi latar relevan bagi lagu ini.
Lagu “Permainanmu” hadir sebagai representasi mereka yang bertahan dalam hubungan yang perlahan menguras perasaan, hingga akhirnya menyadari bahwa cinta tidak selalu bisa diperjuangkan seorang diri.
Lirik lagu ditulis oleh penulis muda Melinda E, terinspirasi dari bukunya “Jelmaan Merpati”. Ia menekankan pesan tentang keindahan melepaskan.
“Banyak orang yang tetap bertahan meski terus terluka karena berharap cintanya suatu hari akan terbalaskan,” tutur Melinda.
“Padahal, cinta tidak bisa dipaksakan. Kalau memang cinta tidak harus dimiliki, justru di situlah letak keindahannya. Selalu ada pelajaran yang membentuk diri kita, dan pada akhirnya kita bisa mensyukuri semua proses itu sebagai sebuah anugerah,” ujarnya.
Ardhito sendiri menilai kekuatan utama Permainanmu ada pada kejujuran liriknya. Ia juga merasakan nuansa musik era 1980-an yang hangat dan penuh emosi.
“Saat pertama kali mendengar lagu ini, saya langsung teringat dengan nuansa musik tahun 80-an yang sangat saya sukai. Proses pengerjaannya bersama Rian juga terasa sangat menyenangkan karena kami memiliki selera musik yang sama,” ucapnya.
Kolaborasi Ardhito dan Rian menghadirkan sentuhan nostalgia dengan cerita yang relevan bagi generasi masa kini. Di balik nuansa klasik, lagu ini berbicara tentang realitas Gen Z, hubungan tanpa kepastian, rasa overthinking, hingga cinta bertepuk sebelah tangan.
Lebih dari sekadar lagu patah hati, “Permainanmu” menjadi pengingat bahwa mencintai seseorang tidak seharusnya membuat kita kehilangan diri sendiri. Ada saatnya seseorang harus berani menerima kenyataan dan memilih melepaskan.
“Saya berharap lagu ini bisa menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berada di fase tersebut. Kalau memang hubungan itu hanya terus menyakitkan, mungkin sudah waktunya untuk mengikhlaskan. Semoga ‘Permainanmu’ bisa menjadi anthem bagi mereka yang pernah atau sedang mengalami kisah seperti ini,” kata Ardhito.
Melalui “Permainanmu”, Ardhito kembali menunjukkan kemampuannya menyampaikan cerita yang dekat dengan kehidupan banyak orang.
Musik hangat, lirik emosional, serta pesan relevan tentang cinta masa kini menjadikan lagu ini ruang bagi pendengar untuk merasa dipahami sekaligus menemukan keberanian bangkit dari hubungan yang tidak lagi membawa kebahagiaan. []

