August PSI Tegaskan Jakarta Belum Siap Kota Global karena Banyak Kabel Semrawut Bahayakan Warganya

Jakarta – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan menyoroti kabel menjuntai semrawut yang masih menjadi masalah aktual bagi warga ibu kota. Kendati Peraturan Daerah (Perda) Nomor (No) 8 Tahun 2025 tentang Penempatan Jaringan Utilitas sudah disahkan, penempatan kabel-kabel di beberapa tempat masih belum teratur seperti di dapil-nya wilayah Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel).

‎“Kalau kita melihat keadaannya di lapangan, masih ada banyak kabel yang menjuntai di atas jalanan. Lantas, apa gunanya kita membahas Perda SJUT (Sarana Jaringan Utilitas Terpadu) dan sudah disahkan kalau kondisinya tidak berubah juga,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Sabtu, 4 Juli 2026.

‎Menurut dia, dengan adanya perda tersebut, seharusnya Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta sudah mulai menata kabel-kabel yang sekarang berantakan.

‎”Pembangunan dipindah ke bawah tanah agar kabelnya tertata dan tidak membahayakan para pengguna jalan di atasnya. Kemudian, tata kotanya juga bisa menjadi lebih estetik,” ucapnya.

‎August lantas meminta Dinas Bina Marga, khususnya Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jaksel, dan Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Pancoran untuk menindaklanjuti kabel-kabel menjuntai di wilayahnya.

‎“Di wilayah Jaksel ini, khususnya di Pancoran masih ada banyak kabel yang semrawut dan menjuntai. Ini ditemukan di jalanan-jalanan ramai yang banyak digunakan oleh orang untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain. Padahal, saya sudah sampai 10 kali mengajukan perapian kabel di wilayah ini,” ucapnya.

‎Ia menekankan, hal ini harus mendapatkan atensi dari Dinas Bina Marga beserta jajarannya.

‎”Apalagi masalah kabel menjuntai kini menjelma sebagai ancaman bagi masyarakat. Belum lama ini, ada kabel menjuntai yang menyebabkan kecelakaan, bahkan berakhir dengan kematian seorang korban,” ujarnya.

‎August mendorong agar Pemprov DKI Jakarta segera melaksanakan pembangunan SJUT sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sebab, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di sisi bersamaan sangat menargetkan Jakarta masuk kota global.

“Demikian, pembangunan SJUT ini perlu dimulai secepat-cepatnya. Apalagi, Jakarta punya target untuk menjadi ‘Kota Global’. Rasanya, kita belum siap untuk menyandang status tersebut kalau hal-hal seperti ini saja belum bisa dibereskan,” kata August Hamonangan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Apresiasi Program MBG, Senator Komeng: Yang Kerja Pada Gak Bener

Jakarta — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI atau...

Presiden Prabowo Buka Opsi Amnesti bagi Direksi BUMN yang Tobat

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto membuka peluang pemberian amnesti...

Pidato Kenegaraan, Prabowo Ungkap Sejumlah Menteri Masuk Rumah Sakit karena Bekerja Terlalu Keras

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengungkap sejumlah menteri dan...

Prabowo Soroti Tambang Timah Ilegal Bangka Belitung, Minta TNI-Polri Bongkar Aktor di Baliknya

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Jenderal...

Pidato Kenegaraan, Prabowo Tegaskan Koruptor Dana MBG Tidak Layak Dihormati

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengecam keras pihak-pihak yang...

Berita Terbaru

Popular Categories