“Sport tourism tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk memperkuat promosi destinasi Indonesia di pasar global,” ujarnya.
Widiyanti berharap keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini dapat menjadi inspirasi di berbagai destinasi unggulan seperti Lombok, Belitung, dan Labuan Bajo.
Ketua Pelaksana Kiki Taher, mengatakan Indonesia merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat Asia tersebut.
Menurutnya, kompetisi kali ini akan menghadirkan persaingan berkualitas tinggi. Melalui kehadiran negara-negara kuat di cabang olahraga akuatik, seperti Tiongkok dan Korea Selatan.
“Kami meyakini dengan dukungan penuh pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata, langkah kecil ini akan berkembang menjadi sesuatu yang besar bagi kemajuan sport tourism Indonesia,” kata Kiki.
Baca juga: Ancol Terima E-Pas Kecil, Perkuat Keselamatan Wisata Bahari
Persiapan penyelenggaraan saat ini telah mencapai sekitar 95 persen. Meski sempat menghadapi tantangan akibat dinamika global yang berdampak pada harga tiket penerbangan internasional.
Dalam kejuaraan utama, peserta akan memperebutkan medali pada nomor 5 kilometer putra dan putri, estafet campuran 4×1.500 meter, serta 10 kilometer putra dan putri.
A.Stream OWS Series Bali 2026 menghadirkan berbagai kategori berdasarkan kelompok usia, mulai dari kategori anak-anak hingga peserta senior berusia 60 tahun ke atas. []


