Tembok Maroko, Ladang Ranjau Terpanjang di Dunia yang Membelah Sahara Barat

RABAT, Opsi.id  – Di tengah gurun tandus Afrika Utara berdiri salah satu zona militer paling misterius dan jarang dibahas di dunia, yakni Tembok Maroko (Moroccan Wall) atau dikenal juga sebagai The Berm.

Membentang sepanjang sekitar 2.700 kilometer, tembok pasir raksasa ini membelah wilayah Sahara Barat dan tercatat sebagai ladang ranjau berkelanjutan terpanjang di dunia.

Tembok tersebut terdiri atas tanggul pasir, benteng pertahanan militer, pos pengawasan, kawat pengaman, serta jutaan ranjau darat yang ditanam di sepanjang jalurnya.

Berbagai laporan memperkirakan terdapat sekitar 7 juta ranjau dan amunisi yang belum meledak tersebar di kawasan tersebut.

Keberadaan Tembok

Keberadaan Tembok Maroko berawal dari konflik berkepanjangan di Sahara Barat setelah Spanyol mengakhiri kolonialisasinya pada 1975.

Ketika pasukan Spanyol meninggalkan wilayah itu, Maroko dan Mauritania membagi Sahara Barat di antara mereka.

Baca juga: Kisah Rayan, Bocah Maroko Meninggal Dunia Usai Terjebak di Sumur 32 Meter

Langkah tersebut ditentang oleh masyarakat Sahrawi yang sejak 1960-an memperjuangkan kemerdekaan.

Pada 1976, kelompok kemerdekaan Polisario Front mendeklarasikan berdirinya Republik Demokratik Arab Sahrawi (SADR) dan memulai perjuangan bersenjata melawan pihak yang menguasai wilayah tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026

Jakarta, Opsi.id  — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil...

DPRK Tolikara Gelar Sidang Paripurna Pembahasan dan Penetapan APBD Perubahan 2026

Tolikara, Opsi.id - DPRK Tolikara menggelar Rapat Paripurna Pembahasan...

‎Imbas UU DKJ: DPRD DKI Bakal Temui DPR RI, Bahas Penambahan Kursi Dewan di Jakarta

Jakarta - DPRD DKI Jakarta akan melakukan audiensi dengan...

Pasek Suardika Bongkar Misteri di Balik Reshuffle Kabinet Prabowo: Ada Pergeseran Peta Kekuasaan?

JAKARTA, Opsi.id – Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo...

Mudgarden, Unit Rock Belia di Balik Single Debut Bertajuk Berag

Jakarta - Dunia permusikan tanah air kembali kedatangan angin...

Synchronize Fest 2026 Setia dengan Semangat It’s Not Just A Festival, It’s A Movement

Jakarta - Memasuki tahun penyelenggaraan ke-sebelas, festival musik multi-genre...

Berita Terbaru

Popular Categories