Kisah Rayan, Bocah Maroko Meninggal Dunia Usai Terjebak di Sumur 32 Meter

Jakarta – Bocah laki-laki bernama Rayyan atau Rayan baru-baru ini menghiasai jagat media sosial dan menjadi pembahasan utama di media internasional usai meninggal dunia setelah terjatuh dan terjebak di dalam sumur sedalam 32 meter.

Rayan yang berusia 5 tahun, meninggal dunia usai sempat dievakuasi oleh tim penyelamat kerajaan Maroko.

Mengutip laman BBC, kronologi jatuhnya Rayan ke dalam sumur diungkapkan sang ayah pada sebuah wawancara  kepada situs berita le360. Rayan terjerumus ke dalam tanah sejauh 32 meter melalui lubang sumur yang sempit.

Peristiwa terjadi sewaktu ayah Rayan tengah bekerja memperbaiki sumur. Dia mengatakan, putranya jatuh pada satu saat dia mengalihkan pandangan darinya.

“Pada saat itu saya mengalihkan pandangan darinya, si kecil jatuh ke dalam sumur. Saya belum tidur sedikitpun”, kata ayah Rayan, dikutip Opsi pada Selasa, 8 Februari 2022.

Sedangkan Ibu Rayan berbicara kepada media Maroko dengan berlinang air mata dan berharap putranya itu masih bisa diselamatkan.

“Seluruh keluarga pergi mencarinya. Kemudian kami menyadari bahwa dia jatuh ke dalam sumur. Saya masih berharap kami dapat mengeluarkannya hidup,” ucapnya.

Suasana penyelamatan Rayan, bocah Maroko yang terjatuh di sumur sedalam 32 meter. (Foto: Twitter/Marchfoward)

Usai melaporkan kejadian tersebut kepada otoritas setempat, pemerintah kerajaan Maroko langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Dipimpin oleh Direktorat Perlindungan Sipil Maroko, operasi penyelamatan di kota kecil Tamorot di utara, sekitar 100 km dari kota Chefchaouen, dimulai pada Selasa malam, 1 Februari 2022.

Tim penyelamat mencoba untuk memberi Rayan oksigen, makanan, dan air usai mengetahui bahwa bocah berusia 5 tahun itu masih hidup, meski tidak diketahui apakah suplay bantuan itu dapat digunakan olehnya atau tidak.

Lewat rekaman video pada Kamis, 3 Februari 2022 dari kamera yang diturunkan ke dalam sumur, diketahui tanda-tanda bahwa Rayan masih hidup dan dalam kondisi sadar, tetapi tidak ada pembaruan tentang kondisinya sejak itu.

Sementara di sisi lain, tim penyelamat mendapat kesulitan dengan material campuran tanah berbatu dan berpasir di lokasi kejadian.

Hal tersebut, membuat tim penyelamat menilai bahwa membuka lubang sumur yang sempit terlalu berbahaya. Buldoser akhirnya digunakan untuk menggali parit besar di sebelah sumur.

Tim penyelamat kemudian menggali secara horizontal untuk menemukan Rayan. Beberapa bekerja sampai malam menggunakan lampu sorot yang kuat.

Ratusan orang berkumpul untuk menyaksikan operasi penyelamatan Rayan. Mereka menyanyikan lagu religi, memanjatkan doa, bahkan ada yang berkemah di lokasi.

Tak hanya itu, dukungan moril kepada tim penyelamat juga disampaikan warganet dari berbagai belahan dunia lewat tagar #SaveRayan yang menggeloran di media sosial Twitter.

Suasana penyelamatan Rayan, bocah Maroko yang terjatuh di sumur sedalam 32 meter. (Foto: Twitter/Marchfoward)

Tak lama setelah kabar mengenai tragedi yang menimpa Rayan menuai sorotan publik dari berbagai negara di dunia, sebuah video beredar memperlihatkan petugas medis membawa bocah itu dengan tandu merah melewati barisan polisi dan tentara Maroko menuju ambulans.

Sorak-sorai serta tepuk tangan, dan doa dari ratusan warga yang menyaksikan kejadian itu juga terekam dalam video tersebut.

Tetapi beberapa saat setelahnya, istana kerajaan Maroko merilis pengumuman bahwa Rayan meninggal dunia tak lama setelah bocah itu dikeluarkan dari sumur.

Pengumuman mengenai kematian Rayan disampaikan pihak istana Maroko dengan ucapan belasungkawa dari Raja Raja Mohammed VI yang berkuasa di negeri itu.

“Menyusul kecelakaan tragis yang merenggut nyawa anak itu, Rayan Oram, Yang Mulia Raja Mohammed VI menelepon orangtua bocah laki-laki yang meninggal setelah jatuh dari sumur,” demikian pernyataan dari istana kerajaan, dikutip Kureta pada Minggu, 6 Februari 2022.

Baca juga: Simon Leviev Playboy Penipu asal Israel di Film Tinder Swindler

Baca juga: Obituari: Mengenang Meat Loaf Sang Pelantun I`ll Do Anything For Love

“Raja telah menyatakan belasungkawa terdalam dan belas kasih yang tulus,” kata mereka. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Undav Bawa Jerman Bangkit, Der Panzer Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

TORONTO, Opsi.id  – Tim nasional Jerman memastikan tiket ke...

Lomba Mancing Galatama Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mamuju

Mamuju, OPSI.ID - Suasana penuh semangat sekaligus ketenangan menyelimuti...

Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siapkan Kolaborasi Dopamine (Bukan Haluuu)

Jakarta - Rasa penasaran publik akhirnya terjawab setelah serangkaian...

Belanda Pesta Gol, Hancurkan Swedia 5-1 dan Puncaki Grup F Piala Dunia 2026

Houston, Opsi.id – Tim nasional Belanda tampil perkasa usai...

The People Of The Sun Rilis Single Kontemplasi, Refleksi Rock dari Surabaya

Jakarta - Grup band asal Surabaya, The People Of...

Brobbey Cetak Brace, Gakpo Tambah Gol, Belanda Unggul 4-1 atas Swedia

HOUSTON, Opsi.id — Tim nasional Belanda tampil dominan saat...

PIKI Siantar Kecam Penganiayaan Berujung Tewasnya Jaka Malau

Pematangsiantar, Opsi.id – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Inteligensia Kristen...

Festival Musik dan Kultur, Pesta Timuran Jaksel 2026 Siap Digelar di CIBIS Park

Jakarta - Festival musik dan kultur Indonesia Timur bertajuk...

Berita Terbaru

Popular Categories