Jakarta, Opsi.id – Malam ini, langit Indonesia sedang bersiap memamerkan salah satu pertunjukan alam paling puitis tahun ini.
Fenomena Flower Moon kembali hadir, menyapa kita dengan pendaran cahaya yang tak hanya menerangi gelap, tapi juga membawa pesan tentang pertumbuhan dan mekarnya harapan.
Mengapa Disebut “Bulan Bunga”?
Bukan tanpa alasan nama ini disematkan. Berasal dari tradisi kuno masyarakat Algonquin di Amerika Utara.
Purnama di bulan Mei bertepatan dengan momen di mana bunga-bunga liar mulai bermekaran menutupi bumi.
Di Indonesia, meskipun kita berada di wilayah tropis, semangat “mekar” ini tetap terasa sebagai simbol transisi musim yang membawa kesegaran baru.


