Barasuara Rilis Single Terbaru Bertajuk Sementara

Jakarta – Setelah dua tahun sejak album “Jalaran Sadrah” dirilis, Barasuara kembali hadir dengan karya baru yang penuh makna. Single berjudul “Sementara” resmi dirilis pada 10 Juli 2026.

Kehadiran karya ini menjadi penanda perjalanan baru bagi band yang digawangi oleh Iga Massardi, Asteriska, Puti Chitara, Gerald Situmorang, Tj Kusuma, dan Marco Steffiano.

Lagu ini lahir dari refleksi sederhana, yaitu rencana manusia tak selalu berjalan sesuai ekspektasi. Namun, kegagalan justru bisa membuka jalan menuju sesuatu yang lebih baik.

Iga Massardi, penulis lirik sekaligus produser, menuturkan bahwa “Sementara” adalah tentang mengikhlaskan apa yang terjadi dan tetap berusaha menemukan jalan yang lebih baik.

“Kita selalu punya rencana, tapi kadang gagal. Justru kegagalan itu membuka jalan lain yang belum kita tahu,” ujar Iga.

Asteriska menambahkan bahwa penerimaan adalah tahap akhir dari proses emosional seseorang. Menurutnya, lagu ini mengajak pendengar untuk percaya bahwa dari runtuhnya harapan bisa muncul kekuatan baru.

“Bukan menghapus rasa, melainkan menemukan cara baru untuk melangkah,” katanya.

Proses kreatif “Sementara” sendiri cukup panjang. Iga menulis draf awal sejak 2022, namun lagu ini tidak masuk ke album “Jalaran Sadrah”. Barulah di awal 2026, ketika Barasuara mulai mengerjakan materi baru, lagu ini diajukan kembali dan langsung mendapat sambutan positif.

Puti Chitara menyebut lagu ini terasa lebih matang dan dewasa, dengan melodi yang simpel namun dalam.

Berbeda dari kebiasaan Barasuara yang biasanya menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk satu lagu, kali ini proses rekaman berlangsung cepat.

April hingga Mei 2026 mereka menyelesaikan vokal dan instrumen, termasuk menghadirkan musisi tamu Bass G pada baritone dan tenor saxophone serta Ami Purba pada terompet.

Mixing dilakukan oleh Stevano dan mastering oleh Dimas Pradipta pada Juni. Gerald menambahkan sentuhan synthesizer dan gitar, sementara Marco menekankan bahwa mereka sengaja tidak terlalu banyak berpikir agar proses lebih spontan.

Barasuara sendiri telah melalui perjalanan panjang selama 14 tahun. Popularitas mereka sempat meroket pada 2025 ketika lagu “Terbuang dalam Waktu” dan “Pancarona” digunakan dalam film Sore: Istri dari Masa Depan. Momentum itu menjadi bukti bahwa karya mereka mampu menembus batas komunitas dan menjangkau khalayak luas.

Namun bagi Barasuara, tujuan utama tetaplah musik itu sendiri. Iga menegaskan bahwa mereka tidak menjadikan viralitas sebagai target.

“Kalau lagunya viral, itu bonus. Kalau tidak, kami berharap lagunya akan menemukan tempatnya sendiri. Kalau belum berhasil, kami tidak menganggap itu kegagalan. Itu proses saja,” katanya.

Kini, single “Sementara” hadir untuk menemani Penunggang Badai – sebutan bagi penggemar Barasuara – maupun siapa saja yang sedang menghadapi situasi hidup yang tidak sesuai rencana.

Tj Kusuma berharap lagu ini bisa menjadi teman bagi mereka yang sedang berjuang. “Semoga lagu ini bisa dinikmati dan menjadi pengingat bahwa meski jalan hidup tak sesuai ekspektasi, selalu ada cara untuk melangkah kembali,” ujarnya.

Dengan “Sementara”, Barasuara tidak hanya menghadirkan musik yang matang secara teknis, tetapi juga pesan emosional yang relevan dengan kehidupan banyak orang.

Lagu ini menjadi jembatan menuju album keempat mereka yang sedang dipersiapkan, sekaligus bukti bahwa Barasuara tetap konsisten menyuarakan refleksi generasi muda melalui musik yang jujur dan penuh energi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

AFC Nations League Bakal Jadi Kualifikasi Piala Dunia 2034, Begini Formatnya

Jakarta, OPSI.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) disebut...

Sea World Ancol Masuki Era Ekowisata Berbasis Teknologi Digital di HUT ke-34

Jakarta - Memasuki fase kematangan institusional di tahun kelahirannya...

AI Minum Air Waduk Jatiluhur: Mengapa Proyek Rp3,5 Triliun Bisa Dibangun Tanpa AMDAL dan PBG?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Anya Geraldine dan Omar Daniel Bintangi Video Klip Terpesona Milik BCL & Josh Flo

Jakarta - Dunia musik tanah air kembali disuguhkan karya...

Turbokidz Rilis Single Jangan Ganggu Hari Ini via demajors

Jakarta - Grup musik indie pop/alternative Turbokidz kembali memperkaya...

PT DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis melalui Pilot Platform

Jakarta — PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI...

Wantimpres Prabowo 26 Orang: Seberapa Mahal Harga Sebuah Nasihat?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Berita Terbaru

Popular Categories