Jakarta – Peta industri musik pop Indonesia kembali kedatangan karya terbaru dari seorang musisi berdedikasi tinggi, HAIRUL.
Dikenal luas sebagai figur di balik layar yang setia mengawal kesuksesan berbagai grup musik besar, HAIRUL kini mantap menapaki lembaran baru dalam perjalanan kariernya dengan bersolo karier dan merilis single berjudul “Dibuat Kamu”.
Sebelum memutuskan untuk berdiri sendiri sebagai penyanyi solo, HAIRUL sempat meniti perjalanan kreatif bersama duo Bend Of The Rivers, yang telah menelurkan tiga karya single meliputi “Jangan Cemburu”, “Tragis”, serta “Hidup dan Cinta”.
Baginya, seni bermusik bukan sekadar rutinitas profesional, melainkan sebuah panggilan hidup yang dijalani secara konsisten.
Nama HAIRUL memiliki kedekatan tersendiri dengan ekosistem panggung musik Tanah Air. Ia mengawali kariernya sebagai kru dan teknisi band yang terlibat langsung dalam kesuksesan sejumlah grup papan atas, di antaranya EG Band, Padi, dan Drive.
Hingga saat ini, ia pun masih aktif menjalankan perannya sebagai teknisi vokal bagi vokalis grup musik D’Masiv, Rian.
Kendati disibukkan dengan tanggung jawab teknis panggung yang padat, HAIRUL tidak pernah meninggalkan hasrat utamanya dalam menulis lagu dan meracik komposisi nada. Seluruh pengalaman empiris di balik panggung tersebut diakuinya memberikan warna tersendiri dalam proses kreatifnya.
“Pengalaman di balik panggung hingga melangkah sebagai solois, HAIRUL kembali membawa cerita personal lewat lagu yang dekat dengan banyak hati,” demikian garis besar narasi yang mengiringi langkah peluncurannya.
Single terbaru yang diberi tajuk “Dibuat Kamu” ini menyimpan cerita historis yang cukup menarik. Lagu bergenre pop tersebut sebenarnya merupakan karya arsip yang telah ditulis oleh HAIRUL sejak tahun 2008 silam. Setelah sekian lama tersimpan, potongan kisah masa lalu itu akhirnya menemukan momentum yang tepat untuk diperkenalkan kepada khalayak luas.
“Lagu ini bukan cerita yang baru ditulis kemarin dan menceritakan tentang seorang yang merasakan rindu pada seseorang yang bayangannya melekat terus. Ya menggambarkan orang jatuh cinta lah,” terang HAIRUL saat menjelaskan latar belakang penciptaan lagunya.
Secara tematik, “Dibuat Kamu” mengeksplorasi dinamika emosional dari fenomena cinta bertepuk sebelah tangan. Lagu ini merangkum esensi ketika seseorang jatuh cinta secara mendalam namun dihadapkan pada kenyataan bahwa perasaan tersebut tidak bersambut.
Lebih dari sekadar narasi patah hati, karya ini merefleksikan memori masa lalu mengenai keraguan, harapan, serta proses berdamai dengan kenyataan.
Dalam mewujudkan aransemen final “Dibuat Kamu”, HAIRUL didukung oleh sejumlah kolaborator profesional yang konsisten mengawal karya-karyanya. Pengerjaan produksi dipercayakan kepada dua produser sekaligus, yaitu Rizky Dewanto dan Lulud Pambudi.
Penguatan karakter musikalitas lagu ini turut dilengkapi melalui keterlibatan Lordy Wijaya pada instrumen keyboard, Adhitomo Kusumo (Dodit) sebagai pengisi bass, serta Achmad Fazriyansyah (Riri) pada bagian drum.
Bagi HAIRUL, perjalanan menjadi seorang solois merupakan sebuah proses berkelanjutan untuk menguji keberanian dalam menyuarakan karya secara mandiri. Melalui “Dibuat Kamu”, ia berharap karya yang bersumber dari pengalaman personal ini dapat menemukan ruang di hati para penikmat musik Indonesia. []

