Penerima MBG Dikaji Ulang
Penataan penerima MBG sebelumnya memang tengah menjadi perhatian BGN.
Pemerintah mengkaji kemungkinan menghentikan program bagi siswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi relatif mampu, termasuk kelompok desil 8 hingga 10.
Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan evaluasi tersebut dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan batas waktu maksimal satu bulan untuk memperbaiki tata kelola pelaksanaan program MBG.
BGN memastikan penentuan penerima manfaat akan diarahkan kepada kelompok yang menjadi prioritas.
Dalam prosesnya, kondisi sosial ekonomi siswa serta karakteristik masing-masing sekolah turut menjadi pertimbangan.
Hal tersebut dinilai penting karena dalam satu sekolah bisa saja terdapat siswa dengan latar belakang ekonomi yang berbeda.
Karena itu, penerapan kebijakan juga perlu memperhatikan kondisi psikologis siswa agar tidak menimbulkan persoalan di lingkungan sekolah. []


