Jakarta, OPSI.ID – Bank Indonesia (BI) memastikan posisi utang luar negeri (ULN) pemerintah masih berada dalam kondisi terkendali.
Struktur ULN pemerintah juga dinilai relatif aman karena sebagian besar merupakan utang dengan tenor jangka panjang sehingga risiko jatuh tempo dapat dikelola dengan baik.
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan pemerintah terus menjaga kredibilitas pengelolaan utang, termasuk memastikan pembayaran pokok dan bunga dilakukan sesuai kewajiban.
“Pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara pruden, terukur, dan fleksibel untuk mewujudkan pembiayaan yang efisien dan optimal,” kata Ramdan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Menurut BI, ULN menjadi salah satu sumber pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Karena itu, penggunaannya diarahkan untuk menopang berbagai sektor produktif dengan tetap mempertimbangkan kesinambungan pengelolaan utang.


