Bupati Gowa Merespon Hak Angket DPRD, Terusik Singgung Ranah Pribadi

Gowa, OPSI.ID – Bupati Gowa Siti Husniah Talenrang akhirnya merespon jalannya sidang hak angket yang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Gowa. Husniah geram sidang hak angket sudah masuk ke ranah pribadi dibandingkan kritik program.

Husniah menegaskan menghargai jalannya sidang Hak Angket oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Gowa. Ia pun mengajak semua pihak untuk mengawal hak angket yang sedang bergulir.

“Segala bentuk kebijakan yang dibahas oleh mereka di Pansus (Hak Angket) adalah tugas dari anggota dari DPRD untuk melaksanakan hak-hak dan kewajibannya,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Gowa, Rabu (24/6).

Meski demikian, Husniah Talenrang mengaku terusik Hak Angket yang sedang berjalan mempersoalkan masalah yang sudah masuk ranah pribadi. Seharusnya, kata Husniah, hak angket membahas soal kebijakan.

“Tentunya saya merasa terusik dengan apa yang dilakukan oleh teman-teman DPRD yang terlalu jauh masuk ke ranah pribadi, karena itu sifatnya non-kebijakan,” kata dia.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai Pansus Hak Angket sudah melanggar aturan karena sudah masuk ke ranah pribadi. Ia menegaskan semua orang mempunyai hak privasi.

“Saya rasa itu sudah melanggar aturan. Mari kita benar-benar memahami tugas kewajiban masing-masing, karena setiap manusia itu mempunyai privasi dan hak pribadinya yang tidak bisa diganggu,” tegasnya.

Husniah juga menyoroti kehadiran salah satu saksi yang mengaku sebagai wartawan dalam sidang Hak Angket. Seharusnya, seorang wartawan tidak bisa menjadi saksi dalam sidang.

“Saya rasa kalau menurut undang-undang, seorang jurnalis itu tidak boleh menjadi saksi dalam sidang Pansus atau hak angket. Itu melanggar kode etik jurnalistik yang dalam Undang Undang Nomor 40 tahun 1999.  Tentunya ini yang harus kita tegakkan,” kata dia.

Husniah pun mengaku siap hadir di sidang Pansus Hak Angket jika diminta oleh DPRD. Ia siap menjawab seluruh tudingan hingga dirinya diviralkan.

“Tentu saya selaku kepala daerah yang diviralkan atau sementara dibicarakan siap untuk menerima klarifikasi dari anggota dewan (DPRD). Jika itu diperlukan, tentunya saya akan memberikan kesaksian,” tegasnya.

Meski pemerintahannya terus menuai sorotan, Husniah menegaskan tak terganggu. Ia menegaskan akan terus bekerja untuk masyarakat Gowa.

“Tentunya saya terus bekerja, turun ke masyarakat, melaksanakan tugas, fokus, tanpa terbebani oleh hak angket ataupun isu-isu yang dilempar ke luar. Tetap bekerja sebagai kepala daerah, sehingga pemerintahan ini berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Husniah juga berpesan dengan menggunakan Bahasa Makassar yakni Siri’na pammarentayya niaki RI to jaiyya. Siri’na to rijaiyya niaki RI pammarentayya (Wibawanya pemerintah ada sama rakyatnya dan wibawa rakyatnya ada sama pemerintahnya). Untuk itu, Husniah meminta kepada semua pihak saling menjunjung tinggi.

“Kita junjung tinggi semuanya sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di Kabupaten Gowa,”  ucapnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Basboi Bahas Gaya Hidup Jakarta di Album Kedua Kasablanka

Jakarta - Setelah memperkenalkan semesta Kasablanka lewat single "GayA...

Bernadya Lepas Album Kedua Semoga Hanya di Mimpi

Jakarta - Setelah sukses dengan album debut "Sialnya, Hidup...

Emak-emak di Labura Geruduk Barak Narkoba, Praktisi Hukum: ‘Alarm’ Bahaya Bagi Institusi Polri

Labuhanbatu Utara, Opsi.id -Praktisi Hukum Saddan Sitorus Pane menyoroti...

Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Dokter dari Kongo Dirawat di Fasilitas Khusus

PARIS, Opsi.id  – Pemerintah Prancis mengonfirmasi kasus pertama Ebola...

Remember Fest 2026 Siap Digelar, Sambut 500 Tahun Jakarta

Jakarta - Menjelang perayaan 500 Tahun Kota Jakarta pada...

Lima Laga Wajib Tonton di Penentuan Fase Grup Piala Dunia 2026

JAKARTA, Opsi.id  – Fase grup Piala Dunia 2026 memasuki...

Neymar Berpeluang Comeback, Brasil Bidik Tiket 32 Besar Saat Hadapi Skotlandia

  MIAMI, Opsi.id  – Timnas Brasil berpeluang memastikan tiket ke...

Mulai Juli 2026, Registrasi SIM Card Wajib Scan Wajah

JAKARTA, Opsi.id  – Pemerintah akan mulai menerapkan registrasi kartu...

Berita Terbaru

Popular Categories