Cirebon – Cirebon Power menggelar Gebyar Program Posyandu Mandiri dan Produktif (Posmart) sebagai puncak rangkaian pelatihan kader Posyandu yang berlangsung selama enam bulan terakhir.
Kegiatan yang digelar pada Senin 31 Agustus 2026, tersebut, menjadi bagian dari upaya Cirebon Power meningkatkan kapasitas kader sekaligus mendorong Posyandu agar semakin mandiri dan produktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Head of CSR Cirebon Power, Fernando Eka Satria, mengatakan program Posmart tahap pertama menyasar empat desa, yakni Desa Citemu, Bandengan, Waruduwur, dan Kanci.
“Ini adalah puncak dari rangkaian pelatihan Posyandu selama enam bulan terakhir. Untuk tahap pertama, kami melakukan peningkatan Posyandu di empat desa, yakni Citemu, Bandengan, Waruduwur, dan Kanci,” ujar Fernando.
Menurutnya, Cirebon Power tidak hanya memberikan dukungan berupa peralatan Posyandu. Program tersebut juga fokus meningkatkan keterampilan dan kemampuan para kader melalui pelatihan secara berkelanjutan.
“Kita bukan hanya memberikan peralatan ke Posyandu, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan keahlian para kader,” katanya.
Selain peningkatan kapasitas, Cirebon Power memberikan apresiasi kepada sejumlah kader yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi lebih dalam menjalankan kegiatan Posyandu di wilayahnya.
Program Posmart juga mendorong setiap Posyandu memiliki aktivitas produktif. Fernando menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk kepentingan ekonomi.
“Kita juga membuat gerakan atau aktivitas produktif untuk setiap Posyandu. Tujuannya bukan semata-mata kegiatan ekonomi, tetapi lebih untuk meningkatkan rasa kebersamaan para kader Posyandu,” jelasnya.
Cirebon Power berencana melanjutkan program tersebut ke empat desa lainnya pada tahap berikutnya. Dengan demikian, program diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kader dan memperkuat pelayanan Posyandu di wilayah sekitar perusahaan.
Fernando juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan, serta sejumlah kepala desa yang turut hadir dalam rangkaian kegiatan hingga puncak Gebyar Posmart.
“Alhamdulillah hari ini kami mendapat dukungan sepenuhnya dari pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan. Beberapa kepala desa juga berkenan hadir dari awal hingga puncak kegiatan hari ini,” ungkapnya.
Kepala Puskesmas Mundu sekaligus Plt. Kepala Puskesmas Astanajapura (Asjap), drg. Tanti Trislowati, mengapresiasi pelaksanaan program Posmart yang dinilainya memberikan manfaat langsung bagi kader Posyandu.
Menurut Tanti, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan kader yang dilaksanakan CSR Cirebon Power. Pelatihan memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan yang dapat mendukung kader dalam menjalankan tugasnya.
“Saya bangga sekali dengan kegiatan-kegiatan ini. Ini merupakan rangkaian kelanjutan dari pelatihan kader yang dilaksanakan oleh CSR Cirebon Power. Saya ikut senang dan sangat mengapresiasi karena ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan kader, juga meningkatkan persatuan dan kesatuan kader,” ujar Tanti.
Ia menjelaskan, sekitar 40 kader mengikuti pelatihan secara rutin dalam rangkaian program tersebut. Materi yang diberikan mencakup pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu, serta pengetahuan mengenai pendampingan ibu hamil, termasuk pemenuhan kebutuhan makanan dan gizi.
“Para kader dilatih tentang pencatatan dan pelaporan, kemudian metode-metode bagaimana tentang ibu hamil, makanan-makanannya, dan sebagainya,” jelasnya.
Tanti menilai peningkatan kemampuan tersebut membuat kader semakin mandiri dalam menjalankan tugasnya. Kader tidak lagi sepenuhnya bergantung kepada bidan untuk pekerjaan yang memang menjadi bagian dari peran kader Posyandu.
“Yang pasti tambah pintar, tambah bisa mengerjakan, jadi tambah mandiri. Tidak harus bergantung kepada bidan. Ini bisa membantu pekerjaan yang memang sebetulnya menjadi tugas kader,” katanya.
Ia berharap peningkatan kapasitas kader dapat terus berlanjut sehingga Posyandu mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
“Harapannya kader semakin bagus, semakin hebat, semakin mampu melakukan kegiatan-kegiatan, dan semakin mampu dalam pencatatan dan pelaporan. Kegiatan seperti ini juga bisa terus dipertahankan,” pungkasnya.
Melalui Posmart, Cirebon Power bersama pemerintah dan masyarakat berupaya membangun Posyandu yang tidak hanya aktif memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki kader yang terampil, mandiri, kompak, dan mampu mengembangkan kegiatan produktif di lingkungan masing-masing.


