Darurat Kekerasan Seksual, Korps PMII Putri Mamuju: Sahkan RUU TPKS

Mamuju – Daruratnya kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Dimana, baru-baru ini, terjadi pencabulan terhadap santriwati yang dilakukan oleh pimpinan salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) itu sendiri di Mamuju Sulbar.

Menanggapi kasus-kasus kekerasan seksual yang terjadi di Sulbar, Korps PMII Putri (Kopri) Cabang Mamuju berharap RUU TPKS segera disahkan.

“Kami menekankan pengesahan RUU TPKS karena begitu banyak jenis kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia,” kata Ketua Korps PMII Putri Cabang Mamuju, Wilmaela, Selasa, 8 Februari 2022.

Wilmaela mengungkapkan, RUU TPKS merupakan kebijakan yang bisa memberikan efek jera terhadap pelaku kekerasan perempuan dan memberikan efek positif kepada para penyintas kekerasan.

“Jadi, jika kebijakan ini disahkan, maka akan banyak para penyintas kekerasan yang selama ini bungkam bisa angkat suara dan tidak takut lagi karena sudah memiliki pegangan yang kuat,” katanya.

Selain itu, kata Wilmaela, RUU TPKS juga memberikan rehabilitasi bagi para pelaku kekerasan seksual pada pasal 88 ayat 3.

“Rehabilitasi ini memiliki fungsi dan tujuan untuk mencegah agar tindakan kekerasan seksual tidak terjadi lagi,” kata Wilmaela.

Lanjut Wilmaela menjelaskan, kasus kekerasan seksual di Sulbar sudah seringkali terjadi. Bahkan, baru-baru terjadi pencabulan yang dilakukan pimpinan salah satu Ponpes di Mamuju terhadap santriwati.

“Beberapa tahun lalu, kasus pemerkosaan seorang bapak terhadap anak kandungnya di Mamasa, dibarengi dengan saudaranya yang juga ikut melakukan kekerasan seksual,” katanya.

Di Majene, kata Wilmaela, seorang ayah kandung menghamili anaknya sendiri, serta seorang paman yang memperkosa adik iparnya berulang kali.

“Di Mamuju, ada kasus penganiayaan terhadap perempuan yang dilakukan mantan kekasihnya, kasus pemerkosaan terhadap anak kandungnya, kasus tujuh pemuda memperkosa seorang gadis usai berpesta miras, kasus pemaksaan aborsi dan banyak lagi,” kata Wilmaela.

Sementara di Pasangkayu, kata Wilmaela, ada kasus 10 pemuda memperkosa anak di bawah umur dan yang baru terjadi seorang paman rudapaksa ponakan lebih dari 10 kali.

“Jadi dapat disimpulkan, Sulbar sudah berada di zona darurat kekerasan seksual,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID - Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi...

27 Kg Sabu Gagal Diedarkan, Polisi Bongkar Modus Sembunyikan Narkoba di Dinding Mobil

Labuhan Batu, OPSI.ID - Polisi menggagalkan upaya pengiriman narkotika...

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Warga yang Jatuh di Perairan Selayar

Selayar, OPSI.ID - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi...

Gempa NTT Ganggu Pendidikan, 177 Ribu Murid Terdampak dan Ratusan Sekolah Rusak Berat

Jakarta — Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur...

Berita Terbaru

Popular Categories