Dino Patti Djalal Minta Prabowo Kurangi Kunjungan Luar Negeri

  1. Maksimalkan Diplomasi Digital

Dino mendorong Presiden lebih sering memanfaatkan panggilan video, Zoom, atau telepon untuk berkomunikasi dengan para pemimpin dunia.

Menurutnya, inti pembicaraan bilateral biasanya hanya berlangsung satu hingga dua jam, sementara sebagian besar agenda kunjungan diisi kegiatan seremonial dan jamuan resmi.

“Dengan satu video call yang bernilai Rp0, negara praktis dapat menghemat ratusan miliar dari perjalanan ke luar negeri dan hasilnya dari segi substansi juga kurang lebih sama,” ujarnya.

  1. Terapkan Formula “1+8”

Dino mengusulkan konsep “1+8”, yaitu menghadiri satu forum internasional sekaligus menggelar sedikitnya delapan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara lain.

  1. Perencanaan yang Lebih Transparan

Ia meminta agar agenda kunjungan luar negeri Presiden disusun secara profesional, terukur, dan diumumkan kepada publik jauh sebelum keberangkatan.

  1. Lebih Banyak Menerima Tamu Negara di Indonesia

Dalam satu tahun ke depan, Dino menyarankan Presiden lebih sering menjadi tuan rumah bagi para pemimpin dunia di Indonesia daripada melakukan perjalanan ke luar negeri.

  1. Delegasikan Misi Tertentu kepada Menlu

Dino juga mendorong agar sebagian besar misi diplomatik yang bersifat teknis dan taktis diserahkan kepada Menteri Luar Negeri Sugiono.

Baca juga: Salat Iduladha di Paris, Prabowo Dengarkan Pesan “Sembelih Ego” dari Khatib

Menurutnya, langkah tersebut dapat menekan biaya karena rombongan menteri jauh lebih kecil dibanding rombongan presiden.

Menutup pernyataannya, Dino menegaskan bahwa masyarakat kini lebih mengutamakan efektivitas dan kepekaan pemimpin dibanding kemegahan protokoler dalam diplomasi.

“Rakyat Indonesia tidak lagi terpukau dengan kemegahan protokoler dalam dunia diplomasi. Rakyat mengharapkan pemimpin mereka bisa menunjukkan kepekaan dan kepatutan dalam melakukan perjalanan ke luar negeri,” tegasnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

El Popo Buka EP Dumbo Fantastico Lewat Single Ngantuk

Jakarta - Dunia modern, khususnya bagi mereka yang hidup...

CUAN.AI, Inovasi Mahasiswa ITPLN Raih Juara 2 Nasional

Jakarta – Tim Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Institut...

Slowdive hingga Caribou Bakal Manggung di Joyland Sessions 2026

Jakarta - Promotor penyelenggara Plainsong Live secara resmi merilis...

Unit Indie-Pop Bogor, Starrducc Siap Gebrak Panggung Music Lane Festival Okinawa

Jakarta - Industri musik independen tanah air kembali mencatatkan...

Protocol Afro Bungkus Suara Kritis Kepada Sistem di Single Anarki

Jakarta - Industri musik independen Indonesia selalu menarik untuk...

Wantimpres Bukan Sekadar Pengkritik, Ini Kedudukan dan Tugasnya

JAKARTA, Opsi.id  – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memiliki kedudukan...

Buntut Diusir dari Ruang Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Wakil Ketua MK dan Hakim ke MKMK

JAKARTA, Opsi.id – Persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Berita Terbaru

Popular Categories