DPPPA Mamuju Terus Melakukan Pendampingan Korban Pencabulan

Mamuju – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Mamuju terus melakukan pendampingan terhadap korban pencabulan yang terjadi di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes).

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian sejak Minggu, 6 Februari 2022 kemarin,” kata Plt Kepala DPPPA Kabupaten Mamuju, Herlina, Selasa, 8 Februari 2022.

Herlina mengungkapkan, dari hasil koordinasi tersebut, pihak kepolisian menyarankan agar ada psikolog untuk pelaku karena pelaku mengalami hiperseks.

“Jadi, kami sudah melakukan pendampingan terhadap pelaku dengan psikolog,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pendampingan terhadap korban pencabulan yang dilakukan pimpinan salah satu Ponpes di Mamuju Sulbar itu.

“Satgas dari provinsi dan kabupaten sudah turun ke lokasi melihat situasi dan kondisi yang ada di Ponpes tersebut,” kata Herlina.

Kata dia, dari hasil pengecekan yang dilakukan Satgas tersebut, Ponpes tempat terjadinya kasus pencabulan, memang jauh dari pemukiman warga.

“Jadi, kami juga akan turun untuk mencari informasi dari korban, karena kami dengar mereka masih dalam kondisi trauma dan masih takut bertemu dengan orang lain,” katanya.

Begitu pula dengan keluarganya, kata Herlina, yang merasa malu karena menganggap peristiwa yang dialami merupakan sebuah aib.

“Kami berusaha memberikan edukasi, pemahaman dan motivasi kepada orang tua korban,” kata Herlina.

Ia mengimbau kepada seluruh orang tua korban untuk tetap melaporkan kasus tersebut.

“Kami harus berusaha sehingga tidak ada pihak keluarga yang tidak mau melaporkan peristiwa yang dialami anaknya, karena masih ada hubungan keluarga sama pelaku,” katanya.

Untuk diketahui, DPPPA membuka posko pengaduan jika peristiwa kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak kembali terjadi.

“Jadi, kami memiliki P2TP2A, setiap ada kasus tetap kami yang dampingi,” kata Herlina. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories