Polda Jateng Bantah Kepung Warga yang Sedang Berdoa di Masjid

Jakarta – Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Abiyoso Seno Aji membantah anak buahnya mengepung warga yang tengah doa bersama di sebuah masjid di Desa Wadas.

Abiyoso mengklaim tak ada sedikitpun kericuhan yang terjadi antara warga dengan aparat kepolisian selama proses pengukuran lahan penambangan batu untuk proyek Bendungan Bener

Menurut Abiyoso, ia berada di lokasi sejak pagi dan tidak ada kericuhan apapun di tempat tersebut.

“Dari sejak tadi pagi, sampai dengan saat ini saya berada di lokasi ini tidak ada kericuhan sekecil apapun. Kalau yang tadi bawa sajam untuk diamankan, untuk digali keterangannya, kenapa datang ke lokasi ini dengan membawa senjata tajam,” ujarnya dikutip dari CNN Indonesia.com, Rabu 9 Februari 2022.A

Baca juga:

YLBHI Kecam Pengukuran Lokasi Tambang di Desa Wadas Purworejo

Terkuak Alasan Aparat Gabungan Kepung Desa Wadas, Purworejo

Sebelumnya, beredar video singkat yang memperlihatkan puluhan aparat kepolisian berkostum dan senjata lengkap antihuru-hara nampak mengepung warga saat menggelar doa bersama di sebuah masjid, Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @Wadas_Melawan, terlihat puluhan aparat kepolisian berjaga di depan masjid. Aparat terlihat mengepung warga yang tengah berada di dalam masjid.

Selain itu, kepolisian juga nampak mencegah Warga Wadas untuk masuk atau keluar dari masjid tersebut.

Warga Wadas sudah melakukan penolakan terhadap penambangan batu andesit untuk proyek stategis nasional (PSN) Bendungan Bener sejak 2016 lalu. Penolakan warga tersebut kerap mendapat tekanan dari aparat kepolisian. []

 

Sumber: CNNIndonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Berita Terbaru

Popular Categories