Darije menyebut pertandingan melawan League Cup juga menjadi kesempatan bagi pemain yang selama ini belum mendapatkan banyak menit bermain di kompetisi Liga 1.
Ia berharap para pemain tersebut mampu memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memberikan kontribusi bagi tim.
“Besok menjadi kesempatan bagi pemain yang belum banyak mendapatkan menit bermain di Liga 1 untuk menunjukkan performa terbaik dan membuat perbedaan di lapangan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Darije menegaskan fokus utama PSM saat ini adalah memperbaiki kondisi tim secara bertahap.
Ia ingin membawa PSM kembali ke posisi yang seharusnya melalui proses pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Target kami adalah membantu PSM keluar dari situasi sulit dan membawa tim ini dari musim ke musim menuju tempat yang seharusnya. Kami harus menyelesaikan masalah satu per satu sebelum memikirkan target gelar,” jelasnya.
Sementara itu, pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, memastikan seluruh pemain siap menghadapi De Red FC.
Ia mengingatkan rekan-rekannya agar menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan dan tidak meremehkan kekuatan lawan.
Menurut Akbar, De Red FC merupakan tim yang patut diwaspadai meski berkompetisi di kasta kedua sepak bola Indonesia.
“Kami harus berkonsentrasi dari menit awal hingga menit akhir. Kami tahu De Red FC adalah tim yang bagus. Kami tidak boleh menganggap remeh lawan hanya karena mereka berasal dari Liga 2,” kata Akbar.
Akbar juga memastikan kesiapannya bermain di posisi mana pun sesuai kebutuhan tim.
Ia mengaku tidak mempermasalahkan keputusan pelatih yang beberapa kali menempatkannya di posisi berbeda, mulai dari gelandang hingga bek tengah.
“Bagi saya pribadi, di mana pun dipasang, baik di tengah, belakang, maupun posisi lainnya, selama pelatih memberikan kepercayaan, saya harus siap. Saya akan berusaha memberikan performa terbaik untuk tim,” tutupnya. []


