Huawei Siap Rilis WATCH GT 7 Series di Indonesia, Andalkan Health Intelligence dan AI

JAKARTA — Huawei bersiap menghadirkan lini smartwatch terbarunya, HUAWEI WATCH GT 7 Series, di Indonesia pada 7 Oktober 2026.

Sebagai penerus HUAWEI WATCH GT 6 Series, generasi terbaru ini membawa sejumlah pembaruan pada fitur kesehatan, olahraga, desain, hingga daya tahan baterai.

Huawei mengusung DNA wearable dengan konsep “The Most Advanced Health & Sports Management with 21 day battery life”.

Mengutip keterangan tertulis yang diterima pada Rabu, 30 September 2026, lini terbaru tersebut hadir dalam dua varian, yakni HUAWEI WATCH GT 7 dan HUAWEI WATCH GT 7 Pro.

Keduanya menawarkan pengalaman pemantauan kesehatan yang lebih terintegrasi untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan aktivitas sehari-hari.

Salah satu pembaruan utama hadir melalui Advanced Heart Health Intelligence, Intelligent Health Insights for Daily Wellness, sleep tracking, Physical Readiness, dan Emotional Wellbeing.

Melalui Intelligent Health Insights, perangkat mengolah berbagai indikator tubuh menjadi informasi yang lebih mudah dipahami. Fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna membangun kesadaran terhadap kondisi kesehatan sehari-hari.

Huawei menegaskan seluruh fitur kesehatan pada perangkat ditujukan sebagai informasi dan tidak menggantikan diagnosis dari tenaga medis profesional.

Desain Premium, Pilihan Lebih Fleksibel

Selain fitur kesehatan, Huawei memberikan pembaruan pada desain HUAWEI WATCH GT 7 Series.

HUAWEI WATCH GT 7 Pro hadir dalam pilihan warna Yellow, Green, dan Black. Varian ini menggunakan nanocrystal ceramic bezel, titanium alloy case, dan sapphire glass untuk menghadirkan material premium sekaligus menunjang penggunaan sehari-hari.

Sementara itu, HUAWEI WATCH GT 7 tersedia dalam ukuran 46 mm dan 41 mm. Untuk ukuran 46 mm, tersedia pilihan Black, Yellow, dan Blue. Adapun varian 41 mm hadir dalam pilihan Blue dan White.

Teknologi Kesehatan Makin Komprehensif

HUAWEI WATCH GT 7 Series.(Dok. Huawei Indonesia)

Huawei membawa sejumlah fitur kesehatan baru pada HUAWEI WATCH GT 7 Series. Beberapa di antaranya adalah Coronary Heart Disease Risk Study, Diabetes Risk Study, dan Physical Readiness Score.

Pemantauan kesehatan jantung menjadi salah satu perhatian utama. Huawei menyebut perangkat ini menghadirkan Coronary Heart Disease Risk Study yang menganalisis data fisiologis siang dan malam untuk memberikan personalized cardiovascular risk assessment setelah beberapa hari pemantauan.

Fitur tersebut juga terintegrasi dengan ECG, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, dan Arterial Stiffness Assessment. Dengan kombinasi tersebut, pengguna dapat memperoleh informasi yang lebih luas mengenai indikator kesehatan kardiovaskular.

Huawei juga menyertakan Diabetes Risk Study. Fitur ini memantau sejumlah indikator fisiologis selama 3–14 hari, termasuk ketika pengguna beristirahat dan tidur.

Perusahaan menegaskan fitur tersebut tidak mengukur kadar gula darah secara langsung dan bukan merupakan alat diagnosis medis.

Pemantauan kesehatan kemudian dilengkapi Advanced Sleep Tracking, Physical Readiness Score, Multi-dimensional Emotional Wellbeing, serta New Intelligent Health Insights.

Rangkaian fitur itu memungkinkan pengguna melihat keterkaitan antara kondisi tubuh, kualitas tidur, kesiapan fisik, dan kondisi keseharian dalam satu pengalaman pemantauan.

Dukung Lebih dari 100 Mode Olahraga

Setelah pemantauan kesehatan, HUAWEI WATCH GT 7 Series juga membawa peningkatan pada fitur olahraga.

Baik HUAWEI WATCH GT 7 maupun HUAWEI WATCH GT 7 Pro mendukung lebih dari 100 mode olahraga, AI-XDR Positioning, dan AI Workout Analysis.

Khusus HUAWEI WATCH GT 7 Pro, Huawei memperluas kemampuan olahraga dengan sejumlah fitur tambahan.

Pengguna mendapatkan Smart Golf Insights dan akses ke lebih dari 17.000 peta lapangan golf. Untuk aktivitas trail running, perangkat menyediakan fitur Checkpoints dan ETA.

Kemampuan tersebut juga mencakup Advanced Cycling Performance Insights, lebih dari 3.000 peta resor ski, serta dukungan aktivitas menyelam hingga kedalaman 40 meter.

Untuk olahraga raket, pengguna dapat memanfaatkan dukungan aplikasi pihak ketiga seperti Goodshot, Tennix, dan Padel Point.

Baterai hingga 21 Hari dan Pembayaran QR

Di luar kemampuan kesehatan dan olahraga, Huawei tetap mempertahankan salah satu karakter utama seri WATCH GT, yakni daya tahan baterai.

HUAWEI WATCH GT 7 Series menawarkan daya tahan baterai hingga 21 hari. Perangkat ini juga kompatibel dengan smartphone berbasis Android dan iOS.

Huawei turut menghadirkan dukungan pembayaran QR melalui LinkAja. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat melakukan transaksi digital langsung dari pergelangan tangan.

Melalui kombinasi pemantauan kesehatan, fitur olahraga, desain premium, dan daya tahan baterai, HUAWEI WATCH GT 7 Series melanjutkan pendekatan Huawei dalam menghadirkan perangkat wearable untuk mendukung gaya hidup sehat dan aktif dalam jangka panjang.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Imigrasi Cirebon Amankan 3 WNA RRT, Diduga Bekerja Tak Sesuai Izin Tinggal

Cirebon – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon mengamankan...

‎Tarif Transjakarta, MRT dan LRT Jakarta Naik 2027, DPRD DKI Dorong ERP Jadi Sumber Subsidi

Jakarta - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD...

Maman Imanulhaq: Audit Forensik Keuangan Haji Penting untuk Jaga Amanah Jemaah

JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus Wakil...

Pemprov DKI Bakal Naikkan Tarif Transjakarta, LRT dan MRT Jakarta per 1 Januari 2027

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan...

‎PS ITPLN Lestarikan Budaya Sunda di Jakarta, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa Jabar dan Banten

‎Jakarta - Paguyuban Sunda (PS) Institut Teknologi PLN terus...

‎Rupiah Tembus Rp18.000, Seberapa Mahal Harga Menjaga Stabilitas?

Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Fraksi PSI Jakarta Minta Pemprov DKI Tepat Sasaran saat Salurkan Bansos KAK, KLJ, dan KPDJ

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mencairkan...

Berawal dari Pengawasan Sumur Bor, Polda Sulsel Renovasi Masjid Nurul Jihad

Makassar, OPSI.ID - Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani...

Berita Terbaru

Popular Categories