Isu Masa Jabatan Presiden-JHT-Minyak Goreng Muncul Bersamaan, PKS: Gerakan Invisible Hand

Jakarta – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menegaskan, ada gerakan berbahaya bagi demokrasi terkait isu perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Pasalnya, isu perpanjangan masa jabatan presiden munculnya bersamaan dengan adanya persoalan Permenaker terkait aturan baru pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) dan kelangkaan minyak goreng.

“Bisa jadi. Ada gerakan invisible hand yang berbahaya bagi demokrasi. Rakyat mesti berani bersuara," kata Mardani dihubungi opsi.id/, Senin, 21 Februari 2022.

Menurutnya, masyarakat harus menyuarakan hal tersebut dengan membuat petisi maupun diskusi.

“Ada gerakan petisi terbuka seperti change.org atau diskusi dan pernyataan pendapat. Demokrasi yang sehat mensyaratkan masyarakat yang berani,” ujarnya.

Terkait isu perpanjangan masa jabatan presiden, dia menegaskan bahwa konstitusi sudah membatasi masa jabatan presiden.

Hal itu tertuang dalam Amendemen Pasal 7 UUD 1945 terkait masa jabatan presiden dan UUD 1945 pada Pasal 22E ayat 1 tentang pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Selain berbahaya terhadap demokrasi, dia menilai hal tersebut berpotensi mengulang sejarah masa lalu.

“Konstitusi tegas membatasi dua periode. Ide ini berbahaya bagi kelangsungan demokrasi yang sehat. Karena berpotensi mengulang rezim-rezim yang karena kelamaan belakangan menjadi otoriter. Power tend to corrupt, kekuasaan cenderung menyimpang. Hati-hati dengan isu ini yang bisa jadi keinginan oligarki,” ucap Mardani Ali Sera.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

The Latifa Rilis Lagu Perpisahan Bertajuk Kini Harus Selesai

Jakarta – Setiap perjalanan memiliki akhirnya, dan terkadang akhir...

Band Alternatif, WUSS Lepas Album SUZAN

Jakarta – Band alternatif Indonesia, WUSS, menandai perjalanan baru...

Prabowo Ungkap Cerita Tak Pernah Menang Lawan Luhut, Begitu Pensiun Malah Dihabisi di Lapangan Tenis

JAKARTA, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto membagikan cerita menarik...

Prabowo Puji AHY dalam Menyampaikan Gagasan: Sistematis, Lengkap dan Tegas

JAKARTA, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto memuji kemampuan Ketua Umum...

Gunung Anak Krakatau hingga Merapi Berstatus Siaga, Ini Imbauan BNPB

Jakarta, OPSI.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan...

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Tim 9 Kejagung, Dicecar 22 Pertanyaan

Jakarta, OPSI.ID - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Dari Kampus untuk Polri, Polda Sulsel Resmikan Pusat Studi Kepolisian

Makassar, OPSI.ID - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi melaunching...

59 Orang Tewas, Ribuan Mengungsi, Begini Langkah BNPB Pulihkan Jayawijaya

JAKARTA, Opsi.id  – Konflik sosial yang terjadi di Kabupaten...

Berita Terbaru

Popular Categories