20 Ribu Warga Dayak Diperkirakan Hadir
Panglima Jilah mengatakan kegiatan tersebut ditargetkan dihadiri sedikitnya 20.000 masyarakat Dayak.
Ia menegaskan acara tersebut tidak berkaitan dengan agenda Jokowi yang belakangan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia.
“Bukan, bukan, ini khusus. Ya, enggak ada sangkut pautnya dengan agenda Bapak keliling. Ini memang khusus acara adat aja,” ujarnya, dikutip dari Merdeka.
Panglima Jilah juga meluruskan informasi mengenai kemungkinan Jokowi menerima gelar adat dalam acara tersebut.
Menurutnya, kegiatan yang akan digelar berfokus pada acara adat Bahumpang Bide Bahana, Mangku Rajaki.
“Ya, beliau adalah tokoh bangsa ini. Itu aja,” katanya.
Alasan Jokowi Diundang
Panglima Jilah mengatakan undangan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan kecintaan masyarakat Dayak kepada Jokowi.
<!-nextpage–>
Menurut dia, masyarakat Dayak memiliki apresiasi terhadap pembangunan yang dilakukan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden RI.
“Kecintaan masyarakat Dayak dengan beliau. Selama beliau menjadi Presiden, beliau banyak membangun kita juga di sana. Itu saja,” ungkapnya.
Terkait kehadiran Jokowi, Panglima Jilah memastikan mantan Presiden tersebut telah memberikan konfirmasi.
“Sudah. Oke, sudah konfirmasi. Konfirmasi hadir,” tegasnya.
Rencana Film Bersama Jokowi Berlanjut
Dalam pertemuan tersebut, Panglima Jilah juga menyampaikan bahwa rencana pembuatan film bersama Jokowi yang sebelumnya sempat dibahas masih berjalan.
“Itu tetap berlanjut. Ya, itu tetap berlanjut. Karena kita tergantung kesepakatan kita memulainya. Casting-casting tetap,” pungkasnya. []
Baca juga: Jokowi: Target PSI 2029 Lebih Besar dari Masuk DPR, Tapi Belum Bisa Diungkap
Baca juga: Jokowi Dinobatkan sebagai Raja Timor dalam Prosesi Adat di NTT
Baca juga: Jokowi Minta Kader PSI Selalu Dekat dengan Rakyat


