Judistira Hermawan Ungkap Poin Krusial Dalam Rapat Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta

Jakarta – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan (Wawan) mengatakan terdapat sejumlah poin krusial di dalam bab yang akan digodok oleh anggota dewan terkait penanganan sampah di ibu kota.

‎Menurut anggota Komisi D tersebut, salah satu yang paling krusial untuk dirumuskan oleh legislatif ialah mencari formula jitu dalam hal menekan volume sumber sampah. Hingga menyentuh metode dan teknologinya.

‎Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, kata Wawan, juga memiliki pekerjaan rumah dalam mengurangi sampah lama di Bantargebang yang jumlahnya mencapai 60 juta ton.

‎Adapun volume sampah harian yang dikirim ke TPA Bantargebang dari Jakarta, tercatat mencapai sekitar 8.000 ton.

‎”Nah, sumber itu artinya kan dari hulu sampai dengan hilir. Salah satunya adalah sampah rumah tangga. Kemudian sampah dari restoran, mulai dari kafe hingga pusat perbelanjaan. Jadi, tentu kan jumlahnya 8.000 ton yang perlu diselesaikan,” kata Judistira Hermawan saat diwawancarai di Gedung DPRD DKI Jakarta, pada Selasa, 28 April 2026.

‎DPRD DKI Concern terhadap Pembangunan PLTSa di Jakarta

‎Sebagaimana diketahui, Pemerintah Pusat tengah fokus mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

‎Perpres 109/2025 juga memperluas cakupan energi yang dihasilkan. Selain listrik, sampah akan diolah menjadi bahan bakar terbarukan. Termasuk refuse derived fuel (RDF) sebagai substitusi batubara, serta bioenergi seperti biogas.

‎Menanggapi hal tersebut, Judistira Hermawan memastikan perihal yang dibahas oleh Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta ini tentunya akan mengikuti road map pemerintah pusat. Dalam hal ini dikomandoi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

‎Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta itu menambahkan, anggota dewan DPRD DKI juga akan membahas poin krusial menyoal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Yakni di Bantargebang, Bekasi, serta di Sunter dan Rorotan, wilayah Jakarta.

‎”Tentu kita Pansus dan juga DPRD DKI Jakarta akan selaras. Jadi rencananya ada beberapa PSEL/PLTSa yang akan dibangun di Jakarta,” ujar Ketua Harian DPD Golkar DKI itu.

‎Wawan menjelaskan, proyek PLTSa digarap oleh BPI Danantara dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Sementara dari sisi pembiayaan, pemerintah pusat bertindak mencari investor dan pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta sekaligus bertugas menyiapkan lahan.

Sampah Menjadi Listrik

‎”Kemudian, ada investasi pembangunan WTE atau waste to energy-nya. Pengelolaan sampah yang menghasilkan energi listrik,” tuturnya.

‎Dengan demikian, menurut dia, ada kombinasi antara kewajiban Pemprov DKI dengan investor untuk menyelesaikan proyek pengelolaan sampah hingga menghasilkan energi listrik. Sampai bisa dimanfaatkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

‎Wawan mengungkapkan, Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta pada rapat hari ini telah sepakat untuk melanjutkan pembahasan pada Senin, 4 Mei 2026 mendatang. Rapat akan mengundang beberapa stakeholders seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta. Serta turut melibatkan wali kota administrasi kota Jakarta.

‎”Juga kepala-kepala UPT-UPT yang ada di Dinas Lingkungan Hidup. Ada Badan Air, kemudian ada Bantargebang. Ini kita maksudkan agar ada akselerasi tata kelola pengelolaan sampah di Jakarta. Yang mana ini sudah merupakan sesuatu yang urgent untuk bisa kita selesaikan pengelolaan sampah di Jakarta,” kata Judistira Hermawan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Cedera Parah, Fermín López Terancam Absen di Piala Dunia 2026

Mengalami patah tulang metatarsal kelima di kaki kanannya...

Anies Baswedan Jadi Anggota Dewan Penasihat Riyadh, Bawa Pengalaman Jakarta ke Panggung Global

Anies Baswedan, dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat Komisi...

DPRD DKI Dorong BUMD Fokus Salurkan TJSL ke Persoalan Sampah dan Septic Tank untuk Warga Jakarta

‎Jakarta – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung...

RS Bhayangkara Polda Sulbar Raih Penghargaan Digitalisasi Bintang 3 dari BPJS Kesehatan

Mamuju, OPSI.ID - Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Hoegeng Imam...

Rooney: Salah Egois — Drop Dia dari Laga Perpisahan Anfield

Inggris, Opsi.id - Mantan striker Manchester United Wayne Rooney...

Pramono Anung Bakal Sebar Bansos, Alarm Keloyoan Ekonomi Warga Jakarta

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui adanya...

Antoine Griezmann: Cinta Atlético lebih berharga dari trofi apapun

Jakarta, Opsi.id - Antoine Griezmann menutup babak terakhirnya di...

Berita Terbaru

Popular Categories