KAI Daop 3 Cirebon Sediakan Air Minum Gratis, Penumpang Tak Perlu Repot Bawa Banyak Bekal

Cirebon – Pelanggan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon kini memiliki pilihan lebih praktis untuk memenuhi kebutuhan air minum selama berada di stasiun. KAI menyediakan Water Station gratis yang bisa dimanfaatkan penumpang untuk mengisi ulang air minum sebelum melanjutkan perjalanan.

Fasilitas tersebut tersedia di tiga stasiun, yakni Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, dan Stasiun Jatibarang.

Melalui fasilitas ini, pelanggan cukup membawa tumbler dari rumah dan mengisinya kembali di Water Station tanpa harus membeli air minum kemasan setiap kali membutuhkan air.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan fasilitas tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan sekaligus kenyamanan kepada pelanggan selama melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

“Penyediaan Water Station merupakan bentuk nyata komitmen KAI Daop 3 Cirebon dalam menerapkan prinsip ESG, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kami mengajak para pelanggan untuk membiasakan diri membawa tumbler saat bepergian dengan kereta api sehingga dapat mengisi ulang air minum secara gratis di stasiun,” ujar Muhibbuddin.

Water Station yang tersedia tidak hanya menawarkan air dengan suhu normal. Pelanggan dapat memilih air sesuai kebutuhannya, mulai dari air panas, air suhu normal, hingga air dingin.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi alternatif bagi pelanggan yang ingin memastikan ketersediaan air minum selama berada di kawasan stasiun maupun ketika bersiap melakukan perjalanan dengan kereta api.

Untuk menjaga kualitas air, Water Station dilengkapi sistem water purifier. Air yang digunakan berasal dari jaringan perpipaan maupun air tanah yang telah melalui proses pengolahan sebelum masuk ke sistem penyaringan.

Proses filtrasi dilakukan secara berlapis sebelum air dapat dikonsumsi. Kualitas air juga diperiksa melalui Water Quality Laboratory (WQL) untuk memastikan air memenuhi parameter yang dipersyaratkan sebagai air minum.

KAI Daop 3 Cirebon dalam penyediaan fasilitas tersebut juga menggandeng sejumlah pihak yang memiliki kompetensi dalam pengolahan dan pengujian kualitas air, termasuk Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Muhibbuddin menegaskan, Water Station bukan sekadar tempat mengambil air minum. Di balik fasilitas tersebut terdapat proses pengolahan dan pengujian yang dilakukan untuk memastikan keamanan air bagi pelanggan.

“Water Station ini bukan sekadar fasilitas untuk mengisi air minum. Di dalamnya terdapat sistem pengolahan dan filtrasi berlapis serta proses pengujian kualitas air yang dilakukan secara terukur. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan ketika memanfaatkan fasilitas ini,” katanya.

Kualitas air pada fasilitas tersebut diperiksa melalui serangkaian pengujian laboratorium. Pemeriksaan mencakup parameter mikrobiologi, kimia anorganik, fisik, dan kimiawi.

Sistem water purifier juga ditujukan untuk membantu menjaga air dari potensi kontaminasi zat berbahaya, termasuk mikroplastik dan Bisphenol A (BPA) yang dapat berkaitan dengan penggunaan wadah plastik tertentu.

Di sisi lain, KAI mengajak pelanggan menjadikan penggunaan tumbler sebagai bagian dari kebiasaan saat bepergian. Selain lebih praktis untuk mengisi ulang air, penggunaan wadah minum berulang kali juga dapat mengurangi kebutuhan terhadap botol plastik sekali pakai.

Menurut Muhibbuddin, perubahan kebiasaan tersebut akan memberikan dampak lebih besar apabila dilakukan secara bersama-sama oleh para pelanggan kereta api.

“Kami berharap keberadaan Water Station ini dapat mendorong semakin banyak pelanggan untuk membawa tumbler dari rumah. Satu tumbler yang digunakan berulang kali mungkin terlihat sebagai langkah sederhana, tetapi jika dilakukan oleh jutaan pelanggan kereta api, tentu kontribusinya terhadap pengurangan sampah plastik akan menjadi jauh lebih besar. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan perjalanan yang lebih sehat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi generasi mendatang,” tutup Muhibbuddin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Indonesia U-20 dan Malaysia Berbagi Angka 0-0

Laos, OPSI.ID - Timnas Indonesia U-20 harus puas bermain...

Jagara Resmi Jadi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif, OJK Dorong UMKM dan BUMDes Naik Kelas

Kuningan – Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, resmi...

Gunung Sinabung Erupsi, Status Naik Jadi Level III Siaga, Abu Mengarah ke Berastagi

KARO, Opsi.id  – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera...

DPR Ungkap Anggaran Pertahanan 2027 Naik Jadi Rp189 Triliun

Jakarta — Anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Tentara Nasional...

Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU, Ini Rekam Jejak Cicit KH Hasyim Asy’ari

Jombang — Sosok KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang...

Cirebon Power Gelar Gebyar Posmart, Perkuat Kemandirian dan Produktivitas Kader Posyandu

Cirebon - Cirebon Power menggelar Gebyar Program Posyandu Mandiri...

Mulai Besok Tarif Transjakarta Blok M-Soetta Rp15.000, Peresmian LRT Jakarta Menunggu Prabowo

‎Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyinggung penyesuaian...

Pramono Anung Dalami Perusakan CCTV di Pejompongan saat Demo 27 Agustus

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya...

Berita Terbaru

Popular Categories