“Apel ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan seluruh unsur terkait dalam memberikan rasa aman, nyaman, tertib, dan lancar kepada masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan malam takbiran,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menegaskan bahwa malam takbiran merupakan momentum keagamaan yang harus dijaga bersama karena aktivitas masyarakat diperkirakan meningkat di sejumlah lokasi keramaian.
“Malam takbiran merupakan momentum keagamaan yang harus kita jaga bersama. Oleh karena itu, saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Lakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada titik-titik rawan kepadatan, khususnya di sekitar masjid, persimpangan jalan, jalur utama, dan pusat keramaian,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres mengimbau personel untuk memberikan edukasi secara humanis kepada masyarakat agar tidak melakukan konvoi yang membahayakan, tidak menggunakan knalpot brong, tidak menyalakan petasan, serta tidak melakukan balap liar selama malam takbiran berlangsung.
“Laksanakan patroli dan pemantauan pada lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan masyarakat sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman,” lanjutnya.
Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel agar tetap mengedepankan sikap santun, humanis, dan persuasif dalam bertugas, serta menjaga keselamatan diri dan masyarakat selama pelaksanaan pengamanan.
Di akhir amanatnya, Kapolres mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama demi mewujudkan malam takbiran Hari Raya Iduladha 1447 H Tahun 2026 di Kabupaten Maros yang aman, tertib, lancar, dan kondusif. []

