Kiai Maman Ingatkan Risiko Besar di Muzdalifah: Keselamatan Jemaah Harus Prioritas

MEKKAH – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq, mengingatkan pemerintah dan petugas haji agar memastikan tidak ada jemaah Indonesia yang tertinggal saat proses perpindahan dari Muzdalifah menuju Mina dalam rangkaian puncak ibadah haji atau Armuzna.

Menurutnya, fase perpindahan dari Muzdalifah ke Mina merupakan salah satu titik paling padat dan rawan dalam pelaksanaan haji. Karena itu, seluruh petugas diminta bekerja maksimal untuk memastikan pengangkutan jemaah berjalan lancar dan aman.

“Alhamdulillah kami bersyukur saat ini seluruh jemaah haji Indonesia dipastikan telah berada di Arafah untuk mengikuti pelaksanaan wukuf. Namun yang juga sangat krusial adalah memastikan seluruh jemaah dari Muzdalifah dapat terangkut menuju Mina,” ujar Kiai Maman dari Mekkah, Arab Saudi, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menjelaskan, Muzdalifah hanya merupakan lokasi transit terbuka untuk mabit atau bermalam dengan fasilitas yang sangat terbatas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan jemaah apabila terjadi keterlambatan pengangkutan maupun adanya jemaah yang tercecer.

“Kepadatan jutaan manusia, serta sengatan cuaca panas Arab Saudi menjadi ancaman nyata. Khususnya bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah risiko tinggi,” katanya.

Baca juga: ‎Hasil SNBT 2026 Diumumkan: 256 Ribu Peserta Lolos Seleksi PTN, Tingkat Kelulusan Capai 29,42 Persen

Politisi PKB itu meminta petugas melakukan penyisiran menyeluruh guna memastikan seluruh jemaah telah terangkut, baik dari Arafah maupun Muzdalifah. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan armada bus agar proses pengangkutan menuju Mina berjalan disiplin sesuai jadwal.

Selain itu, Kiai Maman menyoroti pentingnya pelaksanaan skema murur secara presisi. Skema tersebut merupakan mekanisme pergerakan bus jemaah yang melintasi Muzdalifah tanpa turun dan langsung menuju Mina, khususnya bagi jemaah lansia dan risiko tinggi.

Menurutnya, pelaksanaan murur harus ditopang data jemaah yang akurat agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan. Ia juga meminta petugas tetap memberikan pendampingan dan pelayanan kesehatan optimal bagi jemaah yang mengikuti skema tersebut.

“Petugas haji juga wajib memastikan jemaah yang masuk skema murur tetap mendapatkan pendampingan dan pelayanan optimal utamanya dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Kiai Maman menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari kelancaran ritual ibadah. Tetapi juga dari kemampuan petugas menjaga keselamatan seluruh jemaah di setiap tahapan perjalanan.

Ia meminta pelayanan khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia dan mereka yang membutuhkan bantuan tambahan agar tidak ada jemaah Indonesia yang tercecer pada fase Armuzna.

“Armuzna adalah fase krusial di mana risiko kesehatan jemaah benar-benar diuji sehingga harus mendapatkan pelayanan spesial dari petugas,” pungkasnya.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Korban Gempa NTT Capai 48 Orang, Tim SAR Masih Cari Warga Tertimbun

Kupang, OPSI.ID - Korban meninggal dunia akibat gempa bumi...

Prabowo Disalip Dedi Mulyadi! Survei Saiful Mujani Ungkap Angka Mengejutkan

JAKARTA, Opsi.id  – Peta persaingan politik menuju Pilpres 2029...

Suporter Ricuh saat Laga Sepak Bola HUT ke-81 RI di Pinrang

Pinrang, OPSI.ID - Kericuhan terjadi saat pertandingan sepak bola...

Geger! Pria 48 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Rumah Panggung

Aceh Utara, OPSI.ID - Seorang pria bernama Aswadi (48),...

Pangdam Hasanuddin Bekali Mahasiswa Penerima Bantuan Pendidikan tentang Bela Negara

Gowa, OPSI.ID - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko...

Pesta Rakyat HUT ke-81 RI, Pangdam Hasanuddin Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat

Makassar, OPSI.ID - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengingatkan...

Fortuner Terbakar saat Macet, Pengemudi dan Anak Berhasil Selamat

Banda Aceh, OPSI.ID - Satu unit Toyota Fortuner dengan...

Berita Terbaru

Popular Categories