Kuasa Hukum BG Stifan Heriyanto Minta Penahanan Kliennya Dibatalkan Lewat Praperadilan

Jakarta – Penanganan kasus dugaan penipuan yang menjerat seorang pria berinisial BG di Polsek Bojong Sari memasuki babak baru. Tim kuasa hukum BG yang terdiri atas Stifan Heriyanto, S.E., S.H., M.H., Zulkiram, S.H., dan Ruslan Abdul Gopur, S.H. mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Depok sekaligus melaporkan balik pelapor berinisial WL ke Polres Metro Depok atas dugaan pemberian laporan palsu.

Sidang praperadilan dengan Nomor Perkara 8 digelar di PN Depok pada Jumat, Juli 2026. Permohonan tersebut diajukan untuk menguji sah atau tidaknya proses penangkapan dan penahanan terhadap BG.

Kuasa hukum BG dari Kantor Hukum Satria, Stifan Heriyanto, S.E., S.H., M.H., mengatakan sidang perdana praperadilan telah berlangsung dengan agenda pembacaan permohonan.

“Hari ini adalah sidang pertama praperadilan di Pengadilan Negeri Depok untuk pembacaan permohonan. Alhamdulillah semua pihak hadir,” ujar Stifan usai persidangan dikutip Minggu, 5 Juli 2026.

Menurut Stifan, sebelum perkara tersebut bergulir ke ranah hukum, BG dan WL diketahui sempat menjalin hubungan asmara.

Pihaknya menyebut hubungan keduanya kemudian mengalami permasalahan setelah WL mengetahui BG telah memiliki pasangan lain.

Menurut kuasa hukum, persoalan pribadi tersebut diduga menjadi salah satu latar belakang hingga WL melaporkan BG ke kepolisian terkait dugaan penipuan.

Atas dasar itu, mereka berpendapat perkara tersebut lebih tepat dikategorikan sebagai sengketa perdata, bukan tindak pidana.

“Bukan pidana. Alasannya, telah terbit surat kesepakatan utang-piutang sebelum laporan polisi dibuat, dan sudah ada bukti pembayaran dari pihak terlapor,” kata Stifan.

Dalam laporan polisi, nilai kerugian yang dilaporkan WL sebesar Rp19,5 juta. Namun, kuasa hukum menyatakan BG telah mengembalikan dana tersebut secara bertahap.

Klaim tersebut menjadi dasar pihaknya melaporkan balik WL atas dugaan memberikan laporan palsu.

Terkait penahanan BG di Polsek Bojong Sari, kuasa hukum menyebut penyidik beralasan penahanan dilakukan karena dikhawatirkan tersangka melarikan diri. Namun, mereka membantah alasan tersebut.

Menurut Stifan, selama proses penyelidikan yang berlangsung sekitar tujuh bulan sejak November 2025, BG dinilai kooperatif dan selalu memenuhi panggilan penyidik.

“Kasus berjalan kurang lebih tujuh bulan hingga akhirnya dilakukan penahanan. Kami menilai proses penahanan ini terkesan diskriminatif dan terlalu cepat,” ujarnya.

Selain mengajukan praperadilan dan melaporkan balik pelapor, tim kuasa hukum juga mengadukan oknum penyidik Polsek Bojong Sari ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Aduan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik dan administrasi dalam proses penetapan tersangka hingga penahanan terhadap BG.

Apabila permohonan praperadilan dikabulkan, kuasa hukum meminta agar BG segera dibebaskan serta dipulihkan hak dan nama baiknya. Mereka juga meminta adanya sanksi apabila terbukti terdapat pelanggaran prosedur oleh penyidik.

Sebagai informasi, Stifan Heriyanto, S.E., S.H., M.H. merupakan advokat yang pernah menangani sejumlah perkara di Indonesia. Di antaranya menjadi kuasa hukum dalam perkara yang melibatkan mantan karyawan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa, serta pernah mendampingi Nanang Gimbal sebagai kuasa hukum. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Harga Minyak Anjlok 7,9%, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan Pasar

Jakarta, OPSI.ID - Harga minyak mentah dunia mengalami tekanan...

‎Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Gelar RUPSLB, Bidik Pasar Semen Domestik dan Ekspor

‎Jakarta - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) memperkuat...

Album iqro’ Milik Raim Laode Pecahkan Rekor Spotify dan Tembus Tangga Lagu Global

Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu berbakat Indonesia, Raim...

M3TIN Rilis Single Berbahasa Indonesia, Kutitipkan pada Hujan

Jakarta - Proyek musik multibahasa asal Istanbul, Türkiye, M3TIN,...

Barsena Bestandhi Rilis Single Coba Lagi, Jadi Soundtrack Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Jakarta - Musisi asal Bandung, Barsena Bestandhi, resmi meluncurkan...

Pemprov DKI Jakarta – New York University Jajaki Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Olahraga

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menandatangani Letter...

JFW 2026, Wagub Rano Karno Yakin Dalam 5 Tahun Jakarta Jadi Kota Sinema

Jakarta — Jakarta Film Week (JFW) 2026 siap digelar...

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Tunjukkan KTA Saat Rakorda di Bandung

BANDUNG, Opsi.id — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Berita Terbaru

Popular Categories