Dalam sesi tersebut, setiap kelompok menjelaskan keterkaitan karya mereka dengan buku yang dibaca serta menyampaikan pesan atau nilai yang diperoleh dari cerita.
“Melalui Jelajahi Buku, kami ingin mengajak siswa tidak hanya membaca, tetapi juga memahami isi bacaan dan berani menyampaikan apa yang mereka pikirkan melalui karya. Dengan begitu, kegiatan literasi bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk berekspresi,” ujar perwakilan mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Gelombang 116.
Menurutnya, pendekatan yang memadukan membaca, berdiskusi, berkarya, dan mempresentasikan hasil karya dapat membantu siswa mengembangkan berbagai keterampilan sekaligus.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa.
Selain itu, siswa mendapat kesempatan meningkatkan kemampuan komunikasi serta membangun kepercayaan diri ketika menyampaikan ide di depan orang lain.
Program Jelajahi Buku merupakan salah satu bentuk pengabdian Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Desa Panyangkalang dalam mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat mendorong siswa untuk menjadikan membaca sebagai aktivitas yang lebih bermakna.
Tidak hanya memahami teks, siswa juga diharapkan mampu menggali pesan dari bacaan dan mengolahnya menjadi gagasan maupun karya kreatif.
Dengan pendekatan tersebut, literasi diharapkan tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi berkembang menjadi ruang bagi siswa untuk berimajinasi, berekspresi, berkarya, sekaligus mengembangkan potensi diri. []


