May Day 2026: Sejarah Berdarah Buruh Dunia, Pernah Dibungkam di Indonesia

Dari Perayaan hingga Pelarangan

Di Indonesia, peringatan May Day sudah ada sejak masa kolonial.

Catatan sejarah menunjukkan perayaan ini pertama kali digelar pada 1918 oleh organisasi buruh.

Pada masa Presiden Soekarno, pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap gerakan buruh.

Bahkan, melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1948, buruh dibebaskan dari kewajiban bekerja setiap 1 Mei.

BACA: Ini Alasan Buruh Bangunan Dukung Muhaimin Iskandar Presiden RI 2024

May Day dirayakan secara besar-besaran sebagai simbol kemenangan rakyat dan perjuangan kelas pekerja.

Namun situasi berubah drastis di era Soeharto.

Pada masa Orde Baru (1967–1998), peringatan May Day dilarang. Karena dianggap berkaitan dengan ideologi kiri dan komunisme.

Pemerintah menggantinya dengan peringatan “Hari Pekerja Nasional” setiap 20 Februari, bertepatan dengan HUT SPSI.

Fokusnya bukan lagi aksi demonstrasi. Melainkan hubungan industrial yang harmonis.

Kembali di Era Reformasi

Setelah tumbangnya Orde Baru melalui Reformasi 1998, kebebasan buruh kembali terbuka.

Sejak saat itu, buruh kembali turun ke jalan setiap 1 Mei untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Namun, statusnya belum menjadi hari libur nasional.

Baru pada 2013, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pemerintah resmi menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional.

Dan itu mulai berlaku sejak 2014 hingga sekarang. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Geely Resmi Luncurkan Coolray di Makassar, Perluas Pasar Otomotif Indonesia Timur

Makassar, OPSI.ID - Geely Auto Indonesia mulai memperluas pasar...

Otonomi Daerah Diusik, FIAD dan Forum Dosen Sulsel Serukan Perlawanan Kebijakan Inkonstitusional

Makassar, OPSI.ID - Forum Dosen Indonesia wilayah Sulawesi Selatan...

Lebih dari Sekadar Rumah: Makna Tongkonan Kalolok Pong Sampun bagi Keturunannya

Opini: Dr. Lince Bulutoding, SE., M.Si., Ak., CA., PCIF.,...

Bupati dan Wakil Bupati Tolikara Pimpin Deklarasi Damai, Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Hentikan Konflik

TOLIKARA, Opsi.id – Pemerintah Kabupaten Tolikara berhasil mempertemukan dua...

OJK Cirebon Gelar FinExpo 2026, Lebih dari 8.300 Peserta Terjangkau Edukasi Keuangan

Cirebon – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar Financial...

Amanda Caesa Rilis EP Cute Talks, Angkat Tema Fenomena Almost-Love

Jakarta - Dinamika hubungan antarmanusia di era modern kembali...

El Jordan Rilis Single Perdana Kejar Mimpi Produksi Label Stoodio Music

Jakarta - Industri musik anak-anak Tanah Air kembali kedatangan...

Teriakan “Ganti!” Menggema di Tribun, Suporter PSM Protes Strategi Darije

Parepare, OPSI.ID - Kekecewaan suporter PSM Makassar terhadap performa...

Berita Terbaru

Popular Categories