Mentan Amran Bongkar Dugaan Permainan Beras Fortifikasi, Selisih Harga Disebut Capai Puluhan Ribu per Kilogram

JAKARTA, Opsi.id  – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan penyalahgunaan beras fortifikasi yang disebutnya berpotensi merugikan masyarakat.

Beras yang seharusnya ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi justru ditemukan dijual dengan harga lebih tinggi meski kandungan fortifikasinya disebut tidak memenuhi standar.

Dalam wawancara program Top Economy Metro TV, Selasa (11/8/2026), Amran mengatakan pemerintah menemukan persoalan dalam peredaran beras fortifikasi di sejumlah wilayah.

Menurut dia, beras fortifikasi seharusnya mengandung tambahan vitamin dan mineral sesuai standar yang telah ditetapkan.

Namun, hasil pemeriksaan pemerintah terhadap sampel beras di berbagai daerah disebut menemukan persoalan serius.

Amran menyebut sekitar 80 persen sampel yang diperiksa tidak memenuhi standar kandungan fortifikasi.

“Kalau kurang dari standar itu beras biasa,” ujar Amran.

Dijual Lebih Mahal

Persoalan kemudian muncul ketika beras tersebut tetap dipasarkan sebagai beras fortifikasi dengan harga lebih tinggi.

Amran mencontohkan adanya perbedaan harga yang bisa mencapai puluhan ribu rupiah per kilogram.

Dalam perhitungannya, selisih harga rata-rata mencapai sekitar Rp22.000 per kilogram, sementara pada kasus tertentu selisihnya dapat mencapai sekitar Rp30.000 per kilogram.

Amran bahkan meminta agar persoalan tersebut tidak disebut sekadar sebagai margin keuntungan.

Menurutnya, apabila sebuah produk dengan kualitas tertentu dijual dengan klaim yang tidak sesuai kondisi sebenarnya, persoalannya masuk kategori penipuan.

Ia kemudian menggunakan perumpamaan sebuah barang biasa yang dilapisi menyerupai emas tetapi dijual sebagai emas.

“Ini jual gelas tapi dia bilang ini emas,” kata Amran.

Pemerintah Tarik Beras yang Bermasalah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

no na Rilis Album Debut Bertajuk island girl

Jakarta - Girl group pop global pertama asal Indonesia,...

Bernadya dan Perunggu Rilis Video Live Performance Eksklusif

Jakarta - Kanal YouTube resmi Bernadya merilis video live...

G Nyoman Tio Rae Rugi Rp100 Miliar, Laporkan PT Summarecon ke Mabes Polri

Jakarta - Kuasa hukum G. Nyoman Tio Rae melaporkan...

Siapkan SDM Nuklir RI, ITPLN Luncurkan Buku Teknologi PLTN di ICE BSD

Jakarta - Institut Teknologi PLN (ITPLN) meluncurkan buku “Awareness...

Dirut Ancol Tak Beri Izin Event Scream or Dance 2026 yang Disponsori Chivas Regal

‎Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. memastikan rencana...

‎Guru Besar ITPLN Prof. Syamsir Abduh: Ekspor Listrik Bisa Percepat Pengembangan Energi Bersih

‎Jakarta - Guru Besar Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof....

Berita Terbaru

Popular Categories