JAKARTA — Masyarakat diimbau mewaspadai maraknya modus penipuan silent call atau panggilan hening dari nomor tak dikenal.
Praktik ini diduga menjadi tahapan awal penipuan berbasis telepon yang dapat berujung pada pencurian data hingga pengurasan rekening korban.
Perhatian terhadap modus ini kembali mencuat setelah banyak pengguna media sosial mengaku menerima panggilan tanpa suara dari nomor asing maupun nomor tak dikenal.
Sambungan tersebut biasanya terputus dalam hitungan detik tanpa percakapan apa pun.
Panggilan semacam itu bukan sekadar ulah iseng.
Dalam penjelasan di laman Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, pola tersebut dapat menjadi bagian dari upaya penipuan maupun pengumpulan data pengguna.
Pelaku disebut kerap menggunakan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP) untuk menjalankan aksinya.
Teknologi ini memungkinkan nomor telepon dimanipulasi, sulit dilacak, dan mudah berganti dalam waktu singkat.
Tujuan pelaku pun beragam. Mulai dari memastikan nomor yang dihubungi masih aktif, memancing korban melakukan panggilan balik, hingga menyiapkan serangan lanjutan.
Risiko meningkat ketika nomor korban masuk daftar target berikutnya atau terhubung ke layanan berbayar saat melakukan call back.
Dalam sejumlah kasus, korban yang merespons panggilan semacam ini kemudian diarahkan ke modus lain. Seperti pencurian kode one time password (OTP) atau phishing.
Badan Siber dan Sandi Negara juga pernah mengingatkan bahwa panggilan misterius kerap digunakan untuk memverifikasi nomor aktif sebelum aksi penipuan berikutnya dijalankan.
BACA JUGA: IRT asal Ruteng NTT Menjadi Korban Penipuan Berhadiah, Uang Rp 100 Juta Miliknya Raib
Dosen Program Studi Ilmu Komputer IPB University, Heru Sukoco, meminta masyarakat tidak menanggapi panggilan seperti itu.
“Jangan angkat, jangan telepon balik, blokir dan abaikan karena panggilan tersebut merupakan tahapan awal dari penipuan berbasis telepon,” ujarnya dikutip dari laman resmi IPB University.
Heru juga mengingatkan agar panggilan dari nomor tak dikenal, terutama nomor luar negeri yang mencurigakan, tidak diangkat.
Jika memang penting, penelepon biasanya akan menghubungi kembali atau mengirim pesan singkat.
“Tindakan ini adalah yang paling sering menjebak, karena banyak scam menggunakan teknik missed call bait,” katanya.
Cara Menghindari Modus Silent Call
Selain mengabaikan panggilan mencurigakan, masyarakat disarankan menggunakan perlindungan tambahan.


