Mourinho Datang dengan Risiko Besar
Meski begitu, banyak pihak mempertanyakan apakah Mourinho benar-benar telah berubah.
Statistiknya tidak terlalu meyakinkan.
Mourinho belum memenangkan gelar liga dalam 11 tahun terakhir dan tercatat beberapa kali dipecat atau meninggalkan klub dalam situasi konflik.
Saat menangani Tottenham Hotspur, dokumenter All or Nothing bahkan memperlihatkan hubungan Mourinho dengan pemain mulai renggang.
Metode latihannya dianggap membosankan dan suasana ruang ganti perlahan pecah menjadi kubu-kubu kecil.
Kritik terbesar terhadap Mourinho selama ini bukan soal taktik, melainkan cara membangun budaya tim.
Ia dinilai terlalu percaya bahwa karisma dan kekuatan personalnya cukup untuk mengendalikan klub besar.
Tanpa benar-benar memahami kultur yang sudah dibangun bertahun-tahun.
Padahal Madrid memiliki identitas yang sangat kuat dan sensitif terhadap konflik internal.
Saat periode pertamanya di Madrid pada 2010–2013, Mourinho memang mempersembahkan gelar La Liga dan Copa del Rey.
Namun hubungan dengan sejumlah pemain dan lingkungan klub berakhir buruk.
Bahkan Mourinho sendiri pernah menyebut masa itu sebagai periode yang “nyaris penuh kekerasan”.


