Pansus DPRD DKI Dorong Bapenda Segera Pasang E-Trap, Tingkatkan PAD dari Sektor Perparkiran

‎Jakarta – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan percepatan digitalisasi sistem perparkiran melalui pemasangan E-Trap.

‎Menurut dia, hal ini bertujuan untuk memantau transaksi dan pendapatan parkir di Jakarta, secara real time.

‎Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem itu berpendapat, melalui E-Trap maka dapat meminimalisir potensi kebocoran sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran.

‎Jupiter menyoroti masih terdapatnya indikasi kebocoran dalam pengelolaan perparkiran.

‎Karena itu, digitalisasi di sistem perparkiran harus menjadi prioritas agar seluruh transaksi terpantau secara transparan.

‎“Digitalisasi itu penting karena tidak ada cara lain,” ujar Jupiter usai rapat kerja Pansus Tata Kelola Perparkiran di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip Rabu, 23 September 2026.

‎Ia menilai, tanpa pemantauan secara real time melalui pemasangan E-Trap, maka tidak akan mungkin DKI Jakarta menaikkan pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor perparkiran.

‎Di sisi bersamaan, Jupiter juga meminta agar pemasangan perangkat digital segera terealisasi.

‎Nantinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bisa mengetahui besaran pendapatan parkir secara langsung. Dengan demikian otoritas terkait bakal memiliki basis data akurat dalam pengawasan pajak parkir.

‎Hingga kini, Pansus masih menoleransi kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

‎Namun, bila rekomendasi kedua tidak dilaksanakan, Pansus akan meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menindaklanjuti.

‎“Jadi kami meminta dalam waktu yang sesingkat-singkatnya agar segera diimplementasikan, agar segera pemasangan digitalisasi ini dari Bapenda untuk segera dipasang,” tutur Jupiter.

‎Sementara, Anggota Pansus Pandapotan Sinaga menilai, perkembangan teknologi memungkinkan pengawasan transaksi parkir lebih efektif. Melalui pemanfaatan kamera pengawas yang terintegrasi dengan sistem perpajakan.

‎Menurut dia, pengawasan berbasis teknologi menjadi solusi. Sebab, pengawasan secara manual memiliki keterbatasan. Sistem yang terintegrasi akan memantau aktivitas parkir secara akurat. Baik di pusat perbelanjaan maupun lokasi lain.

‎Ia menegaskan, fokus Pansus bukan mengejar pendapatan yang diperoleh pengelola parkir. Namun, memastikan setoran pajak dari masyarakat sesuai ketentuan.

‎“Sehingga pembohongan daripada pengelola parkir bisa kita minimalisasi, bisa kita kurangi,” kata Pandapotan Sinaga. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Arda Hatna Bahas Kebaikan, Kesabaran, dan Keyakinan di Single Matematika Tuhan Berbeda

Jakarta - Perjalanan kreatif seorang seniman sering kali berakar...

‎PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat AA Sangat Memuaskan

Jakarta - Di balik layanan air minum perpipaan yang...

Berkarya Lewat Nama ASTRI, Rahmania Astrini Rilis Single Ini Bukan Cinta

Jakarta - Penyanyi solo sekaligus penulis lagu yang telah...

Polusi Udara Makassar Memburuk, Polres Pelabuhan Bagikan 1.000 Masker Gratis

Makassar, OPSI.ID - Kualitas udara di Kota Makassar, Sulawesi...

Bupati Tolikara Imbau Warga Waspadai Dampak El Nino, Ingatkan Hemat Air dan Cegah Kebakaran

TOLIKARA, Opsi.id – Bupati Tolikara, Willem Wandik, mengimbau masyarakat...

Inovasi H-CORE Mahasiswi ITPLN Raih Penghargaan, Bisa Konversi Bensin ke Hidrogen Tanpa Ganti Mesin

Jakarta — Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN), Jasmine Aleyda...

Berita Terbaru

Popular Categories