Pansus DPRD DKI Siap Urai Benang Kusut Tata Kelola Sampah di Jakarta

Jakarta – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan menegaskan, pihaknya siap mengurai benang kusut manajemen pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, di antaranya fokus terhadap empat program prioritas terkait sarana dan prasarana, regulasi, teknologi, dan pembenahan manajemen armada.

Judstira menyoroti minimnya sarana dan prasarana penunjang pemilahan sampah di tingkat RW.

Menurut Anggota Komisi D DPRD DKI dari Fraksi Partai Golkar itu, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta selama ini hanya mengimbau tanpa kesiapan fasilitas memadai.

“Kita tidak bisa menuntut keterlibatan masyarakat. Tapi sarana-prasarananya tidak kita siapkan dengan baik,” ujar Judistira dikutip dari situs dprd-dkijakartaprov pada Jumat, 5 Juni 2026.

Selanjutnya, ujar Judistira, Pansus juga fokus pada penegakan hukum secara konsisten terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

Menurut Judistira, sangat penting pemberian sanksi tegas terhadap sektor-sektor yang tidak mengelola sampah secara mandiri. Seperti pada area pasar yang dikelola BUMD Pasar Jaya.

Baca juga: Silmy Karim Cs Jadi Tersangka, KPK Beberkan Nilai Pemerasan Ratusan Miliar

“Jadi, sinergi antarinstansi dan BUMD seperti PD Pasar Jaya harus berjalan dalam satu visi yang sama mulai mengelola sampah secara mandiri,” tutur dia.

Begitu pula dengan teknologi pengolahan sampah. Kata Judistira, perlu penyesuaian dengan kebutuhan dan karakteristik di Jakarta.

Maka itu, Pansus DPRD DKI tengah mengkaji beberapa opsi teknologi terbarukan. Mulai dari Waste to Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Refuse Derived Fuel (RDF). Hingga pengolahan biologis seperti budidaya maggot dan pengomposan (composting).

Judistira mengungkapkan, pemilihan teknologi yang tepat mendorong ekosistem sirkular ekonomi di Jakarta. Sehingga sampah tidak lagi menjadi sumber masalah, melainkan komoditas yang bernilai jual.

“Sampah berubah dari beban menjadi berkah yang bernilai ekonomis,” kata Judistira.

Selain itu, Pansus akan fokus pada pembenahan manajemen armada kendaraan pengangkut sampah. Sebab, banyak armada yang tak layak beroperasi.

“Hal ini krusial karena sudah banyak sekali menerima keluhan-keluhan langsung masyarakat,” kata Judistira Hermawan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

AFC Nations League Bakal Jadi Kualifikasi Piala Dunia 2034, Begini Formatnya

Jakarta, OPSI.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) disebut...

Sea World Ancol Masuki Era Ekowisata Berbasis Teknologi Digital di HUT ke-34

Jakarta - Memasuki fase kematangan institusional di tahun kelahirannya...

AI Minum Air Waduk Jatiluhur: Mengapa Proyek Rp3,5 Triliun Bisa Dibangun Tanpa AMDAL dan PBG?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Anya Geraldine dan Omar Daniel Bintangi Video Klip Terpesona Milik BCL & Josh Flo

Jakarta - Dunia musik tanah air kembali disuguhkan karya...

Turbokidz Rilis Single Jangan Ganggu Hari Ini via demajors

Jakarta - Grup musik indie pop/alternative Turbokidz kembali memperkaya...

PT DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis melalui Pilot Platform

Jakarta — PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI...

Wantimpres Prabowo 26 Orang: Seberapa Mahal Harga Sebuah Nasihat?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Berita Terbaru

Popular Categories