PAM Jaya: Layanan Air Bersih melalui Teknologi SWRO di Kepulauan Seribu Butuh Biaya Tinggi

Jakarta – PT Air Minum Jaya (Perseroda) atau PAM Jaya menyatakan pengelolaan layanan air bersih di Kepulauan Seribu, Jakarta, butuh biaya produksi yang lebih tinggi.

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menerangkan, air bersih di wilayah Kepulauan Seribu diolah melalui teknologi desalinasi atau Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), di mana biaya pengolahan sekitar Rp40 ribu per meter kubik.

“Biaya mengolah dan menyuling air laut itu lumayan mahal,” ujar Arief dikutip dari situs dprd-dkijakartaprov pada Jumat, 5 Juni 2026.

Baca juga: Pesan DPRD DKI ke PAM Jaya: Warga Kepulauan Seribu Harus Dapat Layanan Air Bersih Layak dengan Tarif yang Berkeadilan

Sementara, ujar Arief, tarif yang berlaku untuk masyarakat hanya Rp3.550 untuk 10 meter kubik. Maka itu, PAM Jaya tetap mempertahankan layanan tersebut untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Selisih antara biaya produksi dan tarif cukup besar. Namun, layanan air bersih tetap harus berjalan. Layanan di Kepulauan Seribu bukan semata bisnis komersial,” terang Arief.

Di sisi bersamaan, PAM Jaya juga menyiapkan rencana jangka panjang untuk menekan biaya produksi air bersih di Kepulauan Seribu, di antaranya dengan menarik pipa dari daratan menuju kepulauan, sehingga biaya produksi tak bergantung pada teknologi SWRO.

“Dengan begitu, biaya produksi bisa ditekan dari sekitar Rp40 ribu menjadi sekitar Rp20 ribu per meter kubik,” tutur Arief.

Ia menegaskan, PAM Jaya telah melayani hampir seluruh pulau berpenghuni di Kepulauan Seribu, termasuk Pulau Sebira yang berada paling jauh.

Arief mengatakan layanan tersebut belum menyasar pulau-pulau milik pribadi.

“Skema pelayanannya berbeda dan masuk kategori komersial,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Pansus DPRD DKI Siap Urai Benang Kusut Tata Kelola Sampah di Jakarta

Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD...

Komisi I DPRD Dukung Penguatan Server dan Keamanan Siber DKIS Kota Cirebon

CIREBON – Komisi I DPRD Kota Cirebon berkomitmen mendukung...

Pasutri Dianiaya di Tengah Tawuran, Ibu Hamil Ditendang dan Ditodong Airsoft Gun

MEDAN, Opsi.id – Seorang ibu tengah hamil muda diduga...

Polres Batubara Ungkap 29 Kasus Narkoba Selama Operasi Antik Toba 2026, 33 Pelaku Ditangkap

BATUBARA, Opsi.id  – Polres Batubara berhasil mengungkap 29 kasus...

GAMKI Desak Negara Lindungi Jemaat GMS Bantul dari Intoleransi

Jakarta, Opsi.id - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI)...

Kejagung Ungkap Kasus Korupsi MBG Sudah Lama Dipantau, Informasi Viral Ikut Dikaji Penyidik

JAKARTA, Opsi.id  – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan dugaan korupsi...

Skuad Paraguay untuk Piala Dunia 2026

Skuad Paraguay kembali ke Piala Dunia setelah absen sejak...

Berita Terbaru

Popular Categories