Pemda Kota Cirebon Minta Pelaku Usaha Terapkan Regulasi Penerapan PPKM Level 3

Cirebon – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon lakukan komunikasi publik dengan pelaku usaha. Pemahaman diberikan sehingga Kota Cirebon bisa secepatnya keluar dari pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

“Hari ini kita melakukan komunikasi publik dengan pelaku usaha yang ada di Kota Cirebon,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi usai sosialisasi penerapan PPKM level 3 di depan perwakilan pusat perbelanjaan, pasar rakyat, restoran, pelaku pariwisata, dan tempat hiburan malam di lantai 3 Gedung Setda Kota Cirebon, Jumat 11 Februari 2022. 

Komunikasi publik ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang situasi pengendalian pandemi Covid-19 .

Seperti diketahui, saat ini Kota Cirebon menerapkan PPKM level 3 seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19. 

Sejumlah regulasi maupun aturan yang harus diterapkan selama penerapan PPKM level 3 disampaikan di depan pelaku usaha.

Agus berharap pelaku usaha turut mendukung regulasi yang diterapkan sehingga kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon bisa menurun.

“Alhamdulillah semuanya tadi memahami dan siap mendukung serta menjalani regulasi yang sudah ditetapkan sesuai surat edaran pak wali kota,” tutur Agus.

Untuk bisa keluar dari PPKM level 3 menurut Agus kuncinya ada di penerapan protokol kesehatan (prokes) dan akselerasi vaksinasi Covid-19. 

Untuk itu, bagi pelaku usaha yang sudah memenuhi syarat untuk melakukan vaksinasi booster dipersilahkan untuk mengajukannya.

Sementara itu menyinggung jam operasional pasar tradisional menurut Agus juga telah diatur di surat edaran.

“Untuk pasar induk, pengaturan secara spesifik akan kita lakukan karena memang pasar Jagasatru beroperasinya malam hari,” imbuhnya. 

Pengaturan jam operasional pasar Jagasatru periode sebelumnya sudah dilakukan dan akan diterapkan kembali saat ini.

Baca juga

Kota Cirebon Level 3, Pemkot Ajak Warga Tingkatkan Disiplin Prokes

Empat Puskesmas di Kota Cirebon Ditutup Sementara Waktu

Pada kesempatan itu Agus kembali menekankan bahwa Pemda Kota Cirebon lebih menekankan pendekatan humanis untuk pelaksanaan prokes di masa PPKM level 3. 

“Sanksi ada, tapi kita utamakan pendekatan humanis,” tutur Agus. 

Sanksi baru akan diberikan setelah diingatkan berkali-kali namun pelanggaran masih dilakukan.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Maharani Dewi, menjelaskan prinsipnya pelaku usaha termasuk swalayan sudah mengikuti aturan penerapan PPKM level 3 yang saat ini dilakukan di Kota Cirebon. 

“Mereka juga sudah tutup pukul 21.00 WIB,” tutur Maharani. 

Maharani juga menekankan agar setiap pengelola swalayan tetap menaati prokes. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Daftar Skuad Piala Dunia 2026 Mulai Bermunculan, Grup B Ini Selengkapnya 

JAKARTA, Opsi.id  – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada...

Ancelotti Tak Menyesal Panggil Neymar yang Cedera 

RIO DE JANEIRO, Opsi.id – Pelatih Timnas Brasil, Carlo...

Lagu Indonesia Timur Makin Mendominasi Spotify, Dosen UPRI Ungkap Rahasianya

Makassar, OPSI.ID - Kehadiran platform musik digital seperti Spotify...

Mohamed Salah Pimpin Skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026

KAIRO, Opsi.id  – Tim Nasional Mesir resmi mengumumkan daftar...

Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Nisel Terkendala, Kades Belum Teken Dokumen

NIAS SELATAN, Opsi.id  – Rencana pembangunan Gedung Koperasi Merah...

HIMAKAHA FK Unhas Dorong Mahasiswa Aktif Mengadvokasi Isu Strategis

Makassar, OPSI.ID - Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran...

PSG Juara Liga Champions Musim 2025/2026 Usai Kalahkan Arsenal di Final

Hungaria, OPSI.ID - Paris Saint-Germain (PSG) keluar sebagai juara...

Saksikan Lewat YouTube, Suhardi Duka Terpukau Penampilan Persimaju Mamuju

Mamuju, OPSI.ID - Persimaju Mamuju mengawali perjalanan di Grup...

Berita Terbaru

Popular Categories