Perkosa IRT yang Mengutip Berondolan Sawit, Satpam di Labuhan Batu Ditangkap

Labuhan Batu – Personel Polres Labuhan Batu, Sumatera Utara menangkap seorang Satpam di PT Milano bernama Amrin Hardi Hasibuan, 28 tahun, atas tindak pidana pemerkosaan terhadap ibu rumah tangga (IRT).

Tersangka Amrin Hardi Hasibuan yang merupakan warga Dusun I, Desa Pasar III, Kecamatan Panai Tengahan, Kabupaten Labuhan Batu, ditangkap pada Senin, 20 Desember 2021 di Jalan HM Thamrin, Rantau Prapat.

Kapolres Labuhan Batu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti mengatakan, kasus perkosaan tersebut berawal ketika korban seorang IRT berinisial A, 25 tahun, tertangkap oleh pelaku Amrin Hasibuan, sedang mencari buah berondolan sawit di perkebunan PT Milano.

“Kejadiannya Sabtu, 6 November 2021 sekira pukul 13:30 WIB, korban A sedang berada di Blok II Kebun PT Milano, mengutip berondolan sawit dengan posisi jongkok,” kata Arlia disampaikan Kasat Reskrim AKP Rusdi Marzuki dalam keterangan persnya di Polres Labuhan Batu, Kamis, 23 Desember 2021.

Tiba-tiba, kata Rusdi, korban dikejutkan oleh suara bentakan dari pelaku. Sehingga A yang ketakutan, sempat terdiam beberapa saat.

“Pelaku kemudian mengancam akan membawa dan memproses korban di kantor. Namun korban yang ketakutan sontak berdiri mencoba melarikan diri. Tetapi tubuh korban dipegang dan dipeluk oleh pelaku Amrin,” ujarnya.

Pada saat itu, lanjutnya, pelaku juga memegang bagian dada korban, yang membuat korban berontak dan berteriak meminta tolong.

“Mendapati perlawanan dari korban, pelaku kembali mengancam akan memproses korban di kantor. Dan kemudian Amrin melakukan perbuatan bejatnya memperkosa korban,” bebernya.

Usai tindak perkosaan itu, lanjutnya, korban melarikan diri dari lokasi sembari melihat dan mengenali wajah pelaku, yang kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Berdasarkan laporan dari korban, tambah Rusdi, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka Amrin Hasibuan di wilayah Rantau Prapat pada Senin, 20 Desember 2021, berikut barang satu potong kaos warna hitam, satu potong celana pendek warna merah dan satu potong celana dalam abu-abu.

“Pelaku dikenakan pasal 285 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,” kata Rusdi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Annabella Zafeera Farizky (ANN) Rilis Single Hanya Bisa Ciptaan Mario Ginandjar

Jakarta - Panggung hiburan tanah air kembali kehadiran talenta...

Menteri Maruarar Sirait Tekankan Prinsip Bebas Korupsi Dalam Tata Kelola Pengadaan

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar...

Bernadya Gandeng Eross Candra dan Pamungkas di Single Lebih Beruntung Sedikit

Jakarta - Industri permusikan nasional kembali mempersembahkan karya kolaboratif...

Pemprov DKI, OJK, dan Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Financial Festival 2026

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Forum...

‎Kejurnas Gateball 2026 Jadi Ajang Pembinaan dan Penjaringan Atlet Menuju PON 2028

‎Jakarta – Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB...

Menilik Lagu Dewasaku Membanggakanmu dari Lindee Cremona

Jakarta – Penyanyi muda Lindee Cremona kembali hadir dengan...

Akan Dihadiri 4 Menteri, 3 Ribu Kader akan Ramaikan Pelantikan Golkar Sulsel

Makassar, OPSI.ID - Pelantikan 198 pengurus DPD I Partai...

Berita Terbaru

Popular Categories