Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga total 280 kW dengan jarak tempuh sekitar 462–487 km dalam kondisi baterai penuh.
Pengisian daya didukung teknologi pengisian cepat DC berdaya 150 kW yang diklaim membutuhkan waktu sekitar 28 menit.
Toyota juga menyematkan fitur Off-road Capability Drive Mode dan Grip Control untuk membantu menjaga kendali kendaraan saat melintasi permukaan jalan yang licin maupun tidak rata.
Kehadiran model ini memperlihatkan pengembangan kendaraan listrik Toyota yang tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga pada kepraktisan dan kemampuan berkendara dalam berbagai kondisi.
Land Cruiser 300 Hybrid EV Andalkan Tenaga dan Torsi Besar
Selain kendaraan listrik berbasis baterai, Toyota menampilkan New Land Cruiser 300 Hybrid EV yang menggabungkan mesin bensin V6 3,5 liter twin-turbo dengan motor listrik.
Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 305 kW dan torsi 650 Nm, sedangkan motor listrik menyumbang tenaga 36 kW dan torsi 250 Nm.
Melalui sistem Parallel Hybrid System yang dipadukan dengan transmisi otomatis 10-percepatan, kendaraan ini menghasilkan tenaga gabungan 341 kW dan torsi maksimum 790 Nm.
Land Cruiser 300 Hybrid EV juga dilengkapi teknologi Auto Multi Terrain Select yang membantu menyesuaikan traksi kendaraan dengan kondisi permukaan jalan.
Perpaduan mesin konvensional dan motor listrik tersebut menjadi bagian dari pendekatan elektrifikasi Toyota untuk mempertahankan karakter performa kendaraan sekaligus menghadirkan teknologi yang lebih modern.

