Dalam situasi harus menang untuk menjaga peluang lolos, Son melakukan solo run dari wilayah pertahanannya sebelum memberikan assist kepada Hwang Hee-chan yang mencetak gol kemenangan dramatis pada masa injury time.
Kemenangan tersebut mengantar Korea Selatan melangkah ke fase gugur untuk pertama kalinya sejak 2010.
Kini, Son memasuki Piala Dunia keempatnya dengan status sebagai pemain paling berpengaruh di Korea Selatan.
Meski telah meninggalkan sepak bola Eropa dan kini memperkuat LAFC di Major League Soccer (MLS), kualitas dan pengaruhnya masih sangat besar bagi tim nasional.
Korea Selatan juga tetap memiliki skuad yang kompetitif. Bek Bayern Munchen Kim Min-jae, gelandang serang Paris Saint-Germain Lee Kang-in, serta pemain berpengalaman seperti Hwang In-beom dan Lee Jae-sung.
Baca juga: Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko Favorit Juara Grup A, Korea Selatan Temani ke 32 Besar
Di Piala Dunia 2026, Korea Selatan tergabung di Grup A bersama Meksiko, Republik Ceko, dan Afrika Selatan.
Hasil undian tersebut dinilai cukup menguntungkan dan membuka peluang besar bagi Taegeuk Warriors untuk melaju ke babak berikutnya.
Bagi Son, turnamen ini bukan sekadar kesempatan memburu prestasi. Ini juga bisa menjadi panggung terakhir untuk menutup kisah panjangnya di Piala Dunia dengan cara yang indah.
Setelah lebih dari satu dekade memikul harapan jutaan rakyat Korea Selatan di panggung sepak bola dunia, Son Heung-min layak mendapatkan satu petualangan terakhir yang berkesan.
Dan petualangan itu mungkin akan terjadi di Piala Dunia 2026. []

