Perawatan Medis di Lapangan
Pemain yang mendapat perawatan medis di lapangan kini harus berada di luar lapangan selama satu menit setelah pertandingan dilanjutkan.
Pengecualian diberikan untuk cedera kiper, benturan serius, cedera kepala, gegar otak, atau pemain yang akan mengambil tendangan penalti.
VAR Kini Punya Wewenang Lebih Luas
Sistem Video Assistant Referee (VAR) juga mengalami perluasan kewenangan.
Selain memeriksa gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas, VAR kini dapat mengoreksi:
- Kartu merah akibat kesalahan pemberian kartu kuning kedua.
- Kesalahan identitas pemain yang dihukum.
- Tendangan sudut yang diberikan secara keliru.
- Pelanggaran yang terjadi sebelum bola kembali dimainkan dalam situasi bola mati.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi keputusan wasit dalam pertandingan.
Istirahat Minum Jadi Aturan Tetap
Untuk pertama kalinya, setiap pertandingan Piala Dunia akan memiliki jeda hidrasi selama tiga menit di masing-masing babak.
Baca juga: Dilatih Dick Advocaat, Curaçao Jadi Debutan Paling Menarik di Piala Dunia 2026
Jeda tersebut dijadwalkan sekitar menit ke-22 setiap babak, meskipun wasit diberikan fleksibilitas menyesuaikan waktu berdasarkan kondisi pertandingan.
Aturan Baru untuk Kiper Cedera
Apabila penjaga gawang sedang mendapatkan perawatan di lapangan, pemain dari kedua tim tidak diperkenankan meninggalkan lapangan untuk menerima instruksi dari pelatih.
Aturan ini dibuat untuk mencegah tim memanfaatkan cedera kiper sebagai sarana mengambil jeda taktis atau “timeout” tidak resmi.
Dengan berbagai perubahan tersebut, Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menghadirkan pertandingan yang lebih cepat, disiplin, dan kompetitif.
FIFA berharap aturan baru ini dapat meningkatkan kualitas permainan sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia. []

