‎Polisi Klaim Mahasiswa UI Belum Beri Surat Pemberitahuan Gelar Demonstrasi di Bundaran HI

Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengeklaim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) maupun aliansi mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya belum memberikan surat pemberitahuan akan menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada hari ini Jumat, 12 Juni 2026.

‎”Suratnya dikirim ke mana? Kami sudah mengecek di Polres Metro Depok itu tidak ada. Di Polres Metro Jakarta Pusat juga tidak ada,” kata Budi kepada wartawan di Bundaran HI Jakarta, Jumat, 12 Juni 2026.

‎Menurut Kombes Budi, apabila para mahasiswa, anggota organisasi kemasyarakatan/keagamaan,ataupun elemen masyarakat memberikan surat pemberitahuan terlebih dahulu terkait akan mengadakan aksi turun ke jalan, maka pihaknya akan melakukan persiapan matang.

‎”Wajib, karena akan disiapkan regulasi, jumlah personel, pengamanan titik yang diambil,” ucapnya.

‎Kata Budi, melalui surat pemberitahuan tersebut, maka pihak kepolisian akan berkoordinasi mendalam melibatkan otoritas terkait untuk skema pengalihan arus lalu lintas.

‎”Artinya, harus mempersiapkan sehingga kami juga harus menginformasikan kepada seluruh masyarakat ada kegiatan-kegiatan penyampaian aspirasi, sehingga masyarakat juga berpikir untuk menggunakan jalur-jalur lainnya,” ucapnya.

‎Menurut Budi, di dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 232 Tahun 2015, termaktub ketentuan tidak diberikan izin menggelar aksi di Bundaran Senayan, Bundaran Semanggi, Bundaran HI, dan Bundaran Patung Kuda.

‎”Di beberapa titik wilayah-wilayah itu sebenarnya tidak diberikan izin untuk dilakukan penyampaian aspirasi,” ujar dia.

‎Budi menerangkan, seyogianya elemen masyarakat hingga mahasiswa menyampaikan pendapat di Gedung DPR/MPR Senayan, mengingat fungsinya sebagai legislatif.

‎Budi menambahkan, terkhusus di Bundaran HI adalah epicentrum lalu lintas ibu kota Jakarta. Titik itu menjadi simpul konektivitas transportasi massal seperti Transjakarta, MRT Jakarta, hingga KAI Commuter atau KRL.

‎”Ini merupakan epicentrum lalu lintas. Apabila terjadi kepadatan, berdampak ke jalur arteri lainnya. Ini berdampak kepada masyarakat lain,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

TARR! Luncurkan Album Penuh Pertama BERANTAKAN

Jakarta - Unit punk rock asal Purwokerto, TARR!, kembali...

Band Punk Okay Okay Resmi Rilis Album Debut Penuh Energi

Jakarta - Grup band pop punk asal Tangerang, Okay...

Kejagung Tetapkan 2 Pegawai Ditjen Pajak Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL

JAKARTA, Opsi.id  — Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua pegawai...

Kebakaran Bapenda Jadi Alarm, Komisi D DKI Dorong Audit Keselamatan Gedung

Jakarta – Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke...

Dua Terduga Penistaan Agama di The Sounds Project Ditahan Polda Metro Jaya

Jakarta - Kasus dugaan penistaan agama yang terjadi saat...

Karhutla Meluas di Tiga Daerah, Tebing Tinggi Diterjang Puting Beliung

JAKARTA, Opsi id – Musim kemarau mulai memicu peningkatan...

Berita Terbaru

Popular Categories