Massa yang berada di sekitar lokasi langsung berlarian untuk menghindari pembubaran.
“Terus gas air mata langsung meletus, massa langsung lari. Saya juga lari takut ketangkap,” ujarnya.
Setelah pembubaran, massa bergerak ke sejumlah arah. Sebagian di antaranya disebut melarikan diri menuju Palmerah, sementara lainnya bergerak ke arah Pejompongan.
Royyan juga mengaku melihat beberapa orang terjatuh di sekitar pom bensin Palmerah setelah polisi membubarkan kerumunan.
Meski sempat meninggalkan lokasi, massa kemudian terlihat kembali bergerak menuju kawasan lampu merah di sekitar Flyover Slipi.
Namun, tidak lama kemudian mereka kembali meninggalkan kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pembakaran Pos Polisi Satlantas Wilayah Jakarta Barat tersebut, termasuk penyebab maupun pihak yang diduga terlibat. []


