Prasetyo Edi Ungkap Capaian 10 Tahun Pimpin DPRD DKI, Dorong Jakarta Jadi Kota Global Berkelanjutan

Jakarta – Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyampaikan sejumlah catatan pembangunan Jakarta jelang HUT ke-499 Jakarta pada 22 Juni mendatang.

‎Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) itu membagikan pengalamannya setelah berhasil menjalani satu dekade memimpin lembaga legislatif ibu kota, periode kerja 2014–2024.

‎Prasetyo menilai indikator keberhasilan pembangunan kota tidak hanya diukur pada banyaknya infrastruktur semata, tetapi juga harus menyentuh aspek kualitas sumber daya manusia (SDM).

‎Prasetyo berpendapat, Jakarta telah mengalami perkembangan signifikan dalam satu dekade terakhir.

‎Kendati demikian, ia tidak memungkiri masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi agar Jakarta mampu menjadi kota global yang berkelanjutan dan memiliki daya saing.

‎“Hal yang pertama adalah soal pembangunan manusia sebagai fondasi kemajuan Jakarta. Jadi, ini jelas tidak bisa hanya diukur dari infrastruktur dan gedung pencakar langit, tapi bagaimana kualitas sumber daya manusianya,” ujar Prasetyo di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juni 2026.

‎Prasetyo mengatakan selama menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, dirinya mendorong penguatan program prioritas pemerintah daerah, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya poin pengawasan agar program berjalan sesuai tujuan.

‎Prasetyo pun mendorong pembangunan transportasi publik harus terus dilanjutkan sebagai solusi mengatasi kemacetan Jakarta.

‎Ia menilai konektivitas dan integrasi antar moda transportasi di Jakarta yang saat ini sudah dibangun merupakan langkah positif Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

‎“Sebab, saya percaya kalau sudah optimal, tidak ada lagi masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan pribadi. Semuanya naik transportasi umum,” katanya.

‎Selain transportasi massal, Prasetyo juga menyinggung persoalan banjir yang masih menjadi tantangan bagi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

‎Maka itu, menurut dia, normalisasi sungai harus terus dilakukan sebagai salah satu langkah pengendalian banjir di ibu kota.

‎Prasetyo mengakui, selama masa kepemimpinannya di DPRD DKI Jakarta, persoalan banjir belum sepenuhnya terselesaikan. Namun, ia melihat upaya penanganan banjir terus berjalan.

‎“Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung concern sekali terhadap titik-titik banjir. Kita bisa lihat sudah mulai berkurang. Intinya penataan kawasan bantaran harus terus dilakukan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan lingkungan,” tutur Prasetyo yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PAM Jaya (Perseroda).

‎Prasetyo juga mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk terus memperkuat agenda lingkungan hidup sebagai bagian dari pembangunan kota global. Ia menginginkan Jakarta tumbuh sebagai kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

‎“Penambahan ruang terbuka hijau, pengendalian polusi udara, serta pengelolaan sampah modern harus menjadi agenda utama Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya.

‎Ia menekankan, keberhasilan pembangunan Jakarta juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Maka itu, edukasi dan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan perlu terus diperkuat.

‎Di sisi lain, Prasetyo menilai tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel menjadi faktor penting dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

‎Ia meyakini transparansi di DPRD DKI Jakarta sudah mulai berjalan baik sejak masa kepemimpinannya.

‎“Saya yakin di kepemimpinan Mas Pramono Anung dan Pak Ketua DPRD yang baru Suhud Alynudin, transparansi dan akuntabilitas bisa semakin optimal serta mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan efisien,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Daftar Harga Tiket Konser Guns N’ Roses Jakarta 2026 Sesuai Kategori

Jakarta - Guns N' Roses akan kembali mengguncang Jakarta...

DWP 2026 Menghitung Hari, Tiket Presale Resmi Dibuka

Jakarta - Keriaan Djakarta Warehouse Project (DWP) kembali hadir,...

Ekonom Kritik Koperasi Desa Merah Putih: Bangun Gedung Dulu, Bisnisnya Belum Jelas

Jakarta – Program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang...

‎Pemprov DKI Segera Terbitkan Obligasi Daerah Senilai Rp3,5 Triliun, Ini Alasan Pramono Anung

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan...

Negeri Batu Bara, Rakyat Gelap Gulita

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Fraksi PSI DKI Jakarta Perjuangkan Isu Kesehatan Mental di Ranperda Siskesda

Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Khusus Ibukota (DKI)...

Rinna Suryanti Apresiasi Kinerja Polres Cirebon Kota, Harap Polri Kian Dicintai Masyarakat

Cirebon – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli...

567 Ribu Pelanggan Naik MRT saat Tarif Rp1 HUT Jakarta ke-499

Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat sekitar 567.633...

Berita Terbaru

Popular Categories