Giliran Swalayan Mentari di Abdya Diserbu Emak-emak

Aceh Barat Daya – Swalayan Mentari di pusat kota Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu ibu rumah tangga (IRT) atau emak-emak. Mereka rela mengantre untuk mendapatkan minyak goreng kemasan pada Kamis, 17 Februari 2022.

Swalayan Mentari diketahui menjual minyak goreng kemasan dengan harga murah sekitar Rp 28.000 per 2 liter.

Namun, setiap pembeli dibatasi hanya boleh membawa maksimal 3 liter atau satu minyak kemasan 2 liter dan satu kemasan 1 liter.

“Minyak goreng langka sejak sepekan terakhir, begitu ada dan murah tentu kami rebutan,” kata Cut Santi, usai mengantre di swalayan tersebut.

Jikapun minyak ada di pasaran, kata dia, pasti dijual dengan harga lebih mahal. Sementara di swalayan dari semalam terpantau menjual harga yang lebih murah. Tentu saja ini sangat membantu masyarakat Abdya.

“Kalau satu liter harganya Rp 18.000 sedangkan yang kemasan 2 liter Rp 28.000 Sudah sangat murah ini,” katanya.

Sebelumnya, Swalayan Sejahtera di Jalan Iskandar Muda Kecamatan Blangpidie, Abdya diserbu para emak-emak dan bapak-bapak, pada Rabu malam, 16 Februari 2022.

Kedatangan mereka untuk mendapatkan minyak goreng kemasan murah. Minyak kemasan dua liter yang dijual di swalayan didapat per orang dengan harga Rp 28.000. Ini lebih murah dibandingkan biasanya, dijual dengan harga Rp 46.000.

Mereka rela mengantre untuk mendapatkan minyak goreng, karena sejak sepekan terakhir minyak goreng langka di pasaran. Bukan saja minyak kemasan, namun juga minyak curah atau minyak drum sangat jarang ditemukan dengan harga normal.

Yusria, warga setempat mengaku rela mengantre untuk mendapatkan minyak goreng karena memang harga sejak sepekan terakhir sedang tidak masuk akal. Namun, swalayan ini berani menjual dengan harga lebih murah, Rp 28.000.

“Biasanya Rp 40 ribu lebih. Alhamdullah ini kami dapat lebih murah,” kata Yusria usai mendapat minyak.

Dia berujar, pihak swalayan hanya menjatahkan per orang maksimal membeli 2 liter atau satu kemasan berisi 2 liter. Dirinya mengaku rela mengantre 30 menit untuk mendapat giliran.

“Begitu tahu informasi dari tetangga kami langsung datang dan antrean sudah panjang, alhamdulillah dapat juga,” ucapnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Bali Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026

BALI, Opsi.id  — Musim ke-17 Red Bull Cliff Diving...

Dirreskrimum Polda Sulsel Diganti, Ini Sosok Penggantinya

Makassar, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani...

Reynaldo Bryan Dorong HIPMI Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

JAMBI, Opsi.id  — Reynaldo Bryan mendorong transformasi Himpunan Pengusaha...

Ariel NOAH Rilis Single Ancika untuk OST Dilan ITB 1997

Jakarta - Ariel NOAH kembali menyapa penggemar dengan karya...

‎Deklarasi Gerakan Pilah Sampah, Pramono Anung Jadikan Rasuna Said Simbol Transformasi Kota

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Pencanangan...

Berita Terbaru

Popular Categories